Pesta Adat di Desa Lawele Buton Berujung Ricuh, Kendaraan Dinas Polisi Dibakar

- Penulis

Minggu, 21 Oktober 2018 - 15:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

panjikendari.com – Pesta adat tahunan yang di selenggarakan di Desa Lawele, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton, Sabtu 20 Oktober 2018, berujung ricuh.

Masyarakat pengunjung yang diduga telah dipengaruhi minuman beralkohol, mengamuk karena kecewa gegara ditiadakannya acara joget di penghujung acara.

Akibatnya, sejumlah kendaraan aparat kepolisian yang bertugas mengamankan jalannya pesta adat, baik roda enam, roda empat, maupun roda dua menjadi sasaran amuk massa.

Keributan yang berujung aksi pengrusakan (vandalisme) ini diungkapkan Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardt, Minggu 21 Oktober 2018.

Haryy menceritakan hal ihwal kejadian, bahwa pada Sabtu, 20 Oktober 2018, sekitar pukul 17.00 hingga 24.00 Wita berlangsung kegiatan pesta adat di Desa Lawele, Lasalimu, Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pesta adat tahunan tersebut dihadiri sekitar 3.000 masyarakat dari berbagi daerah di wilayah Kabupaten Buton, Kota Baubau, dan Kabupaten Buton Utara.

“Hasil koordinasi antara ketua panitia pelaksana, tokoh masyarakat, tokoh adat dengan pihak kepolisian bahwa setelah pelaksanaan acara adat tidak dilanjutkan dengan acara joget,” tutur Harry, melalui press release-nya.

Pada malam itu, Minggu dinihari, 21 Oktober 2018, sekitar pukul 00.30 Wita, berlangsung negosiasi antara kelompok masyarakat  Desa Lawele dengan pihak Kepolisian dalam hal ini Kabag Ops Polres Buton Kompol Daniel dan Kapolsek Lasalimu IPTU Yutaman P untuk dilanjutkan dengan acara joget.

Saat negosiasi berlangsung, kata Harry, di lokasi berbeda, tepatnya di jalan poros Desa Lawele, terjadi keributan yang memancing massa pengunjung/masyarakat lainnya.

Situasi semakin tidak terkendali karena massa pengunjung semakin beringas dan  melakukan pelemparan kepada Personel Polres Buton dan Polsek Rayon yang melakukan pengamanan kegiatan Pesta Adat.

“Karena pertimbangan situasi, pihak kepolisian mengeluarkan tembakan gas air mata dengan sasaran massa pengunjung tersebut,” terang Harry.

Baca Juga  Operasi Ketupat Anoa 2020, Polda Sultra Turunkan 1.097 Personel

Setelah dilakukan tembakan gas air mata masaa kembali melakukan pelemparan dan pengejeran terhadap aparat kepolisian. Karena tidak menemukan personel pengamanan, masyarakat melakukan pengrusakan kendaraan dinas kepolisian yang terparkir di dalam lapangan bola Desa Lawele.

Akibatnya, satu unit roda enam milik Sabhara dan satu unit roda empat security barier rusak penyok akibat lemparan batu dan kayu, satu unit roda empat milik patroli pengawalan (Patwal) lalulintas dibakar.

Selain itu, lima unit kendaraan roda dua milik Sabhara dibakar dan dilempar, serta empat unit roda dua Bhabinkamtibmas turut dibakar.

Setelah melakukan pengrusakan terhadap kendaraan dinas Polri, masyarakat Desa Lawele dan pengunjung lainnya membubarkan diri.

“Saat ini situasi Desa Lawele Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton kembali kondusif,” sebut Harry, seraya menyampaikan bahwa Kapolda Sultra,  Brigjen Pol Iriyanto, Minggu 21 Oktober 2018, turun langsung memantau di lokasi kejadian setelah mendapat laporan tentang insiden tersebut.

Penulis: Odhe
Editor  : Jumaddin Arif

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Lansia Hilang di Kebun Desa Wasuamba Ditemukan Selamat
Pencarian Lansia Hilang di Kebun Desa Wasuamba Memasuki Hari Kedua, Tim SAR Perluas Area Sisir
Lansia Hilang di Kebun Desa Wasuamba, Basarnas Kerahkan Tim SAR Baubau
Longboat Patah Baling-Baling di Perairan Muna, Basarnas Evakuasi 8 Penumpang Selamat
Mabes Polri Diminta Copot Kapolres Konawe Utara Imbas Maraknya Tambang Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:53 WITA

Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:33 WITA

Lansia Hilang di Kebun Desa Wasuamba Ditemukan Selamat

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:52 WITA

Pencarian Lansia Hilang di Kebun Desa Wasuamba Memasuki Hari Kedua, Tim SAR Perluas Area Sisir

Berita Terbaru