Buton – Operasi pencarian terhadap seorang perempuan lanjut usia yang dilaporkan hilang di kebun Desa Wasuamba, Kecamatan Lasalimu Pantai, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, memasuki hari kedua pada Rabu (21/1/2026). Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian sejak pagi hari dengan memperluas area penyisiran.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari, Amiruddin A.S, menyampaikan bahwa Tim Rescue Pos SAR Baubau tiba di lokasi kejadian atau Last Known Position (LKP) pada Selasa malam (20/1/2026) sekitar pukul 21.55 Wita. Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan keluarga korban, masyarakat setempat, serta aparat kepolisian.
“Setelah koordinasi, operasi SAR dihentikan sementara pada malam hari dan dilanjutkan kembali keesokan paginya dengan pertimbangan keselamatan dan efektivitas pencarian,” kata Amiruddin dalam keterangan tertulis.
Pada Rabu pagi sekitar pukul 06.30 Wita, Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian dengan membagi personel menjadi dua regu. Tim pertama melakukan penyisiran di area seluas sekitar 1 kilometer persegi, sementara tim kedua menyisir area seluas 0,5 kilometer persegi di sekitar lokasi kebun dan jalur yang diduga dilalui korban.
Berdasarkan informasi BMKG, kondisi cuaca di wilayah pencarian dilaporkan berawan, sehingga operasi SAR darat masih dapat dilaksanakan secara optimal.
Korban diketahui bernama Wa Sani (68), seorang perempuan warga Desa Wasuamba. Pihak keluarga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat rabun dan gangguan pendengaran, sehingga dikhawatirkan mengalami kesulitan saat berada di area kebun yang cukup luas dan berpohon lebat.
Kronologi Kejadian
Peristiwa ini bermula pada 19 Januari 2026 sekitar pukul 06.10 Wita, ketika korban berangkat dari rumah menuju kebun. Berdasarkan kebiasaan sehari-hari, korban biasanya kembali sekitar pukul 16.30 Wita. Namun hingga sore hari korban tidak kunjung pulang.
Pencarian awal telah dilakukan oleh keluarga bersama masyarakat setempat, namun tidak membuahkan hasil hingga akhirnya kejadian tersebut dilaporkan ke Basarnas Kendari.
Unsur dan Peralatan SAR
Operasi SAR hari kedua ini melibatkan sejumlah unsur, antara lain:
- Staf Operasi KPP Kendari
- Pos SAR Baubau
- Aparat Desa Wasuamba
- Polsek Lasalimu
- Babinsa
- Warga setempat
- Keluarga korban
Adapun peralatan yang digunakan meliputi rescue car, drone thermal, peralatan SAR medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan pendukung lainnya.
Basarnas menyatakan pencarian akan terus dilanjutkan dan perkembangan terbaru akan disampaikan kepada publik sesuai hasil di lapangan. (*)






