panjikendari.com, Kendari – Semangat memanah yang diajarkan dalam sunnah Nabi Muhammad SAW akan diwujudkan dalam gelaran Al Khansa Archery Competition 2026. Kompetisi panahan tradisional ini akan berlangsung pada 20-21 Juni 2026 di halaman Masjid Al Khansa, Kendari, Sulawesi Tenggara.
Acara yang diinisiasi oleh Yayasan Al Khansa Kendari, Yayasan Pendidikan Syukur Indonesia, dan TK Qur’an Al Khansa ini bertujuan menjadi sarana ukhuwah dan pemersatu bagi para pemanah tradisional di seluruh Nusantara, khususnya di Bumi Anoa. Kompetisi ini sengaja dirancang secara outdoor dan terbuka untuk semua kalangan, dengan fokus utama memberikan ruang bagi pemanah pemula, terutama anak-anak.
Ketua Panitia, Irwan, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar lomba, tetapi juga upaya untuk menghidupkan kembali ajaran sunnah. “Memanah adalah olahraga yang sangat dianjurkan. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa tiga orang bisa masuk surga karena satu anak panah,” ujar Irwan, merujuk pada HR. Tirmidzi.
Kompetisi ini menampilkan berbagai kategori yang disesuaikan dengan usia peserta, mulai dari anak-anak TK hingga akhwat dewasa, dengan jarak tembak bervariasi antara 5 hingga 15 meter. Selain itu, akan ada pula kategori hunting untuk anak-anak. Acara dibuka untuk pendaftaran sejak 1 hingga 18 Juni 2026 dengan biaya hibah sebesar Rp75.000 per peserta.
Irwan menambahkan, seluruh peserta diwajibkan menggunakan peralatan panahan tradisional sesuai ketentuan teknis yang telah ditetapkan, termasuk busur dari bahan alami atau modern seperti horsebow, serta anak panah dari bambu atau kayu dengan bulu alami. “Ini untuk menjaga keaslian dan semangat panahan tradisional yang kami junjung tinggi,” tegasnya.
Dengan mengusung tema “Back to Sunnah”, panitia berharap acara ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga membawa keberkahan dan menjadi amal jariyah bagi seluruh peserta dan penyelenggara. (*)







