PANJIKENDARI.COM, KENDARI — Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Istiqomah Kendari memperoleh Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-SM). Predikat tersebut mencerminkan upaya berkelanjutan madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar Islam, khususnya melalui penguatan pendidikan karakter dan pemanfaatan pembelajaran digital.
MI Al-Istiqomah Kendari berlokasi di Jl. Supu Yusuf No. 1, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari. Dalam beberapa tahun terakhir, madrasah ini mengembangkan model pendidikan terpadu yang menggabungkan capaian akademik, pembinaan akhlak, serta penguatan literasi teknologi sejak jenjang pendidikan dasar.
Konsep Islamic Full Day School menjadi kerangka utama pembelajaran di MI Al-Istiqomah Kendari. Melalui konsep tersebut, aktivitas belajar siswa dirancang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi pelajaran, tetapi juga pada pembentukan sikap, kedisiplinan, serta internalisasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala MI Al-Istiqomah Kendari, H. Rachmad Muqtadir, ST, MM, yang akrab disapa Pak Kamad, mengatakan bahwa capaian akreditasi A merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur madrasah, mulai dari pendidik, tenaga kependidikan, hingga dukungan orang tua siswa.
“Akreditasi ini bukan tujuan akhir, melainkan amanah untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Tantangan ke depan justru semakin besar, terutama dalam menyiapkan generasi yang berkarakter, berpengetahuan, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman,” ujar Pak Kamad.
Salah satu ciri pembeda MI Al-Istiqomah Kendari adalah pengembangan program tahfizh Al-Qur’an yang dipadukan dengan kegiatan ekstrakurikuler berkuda, memanah, dan berenang. Program tersebut dirancang untuk menyeimbangkan aspek spiritual, intelektual, dan fisik peserta didik, serta menanamkan nilai kedisiplinan dan keberanian sejak dini.
Selain itu, madrasah ini juga menerapkan International Islamic Class Program (IICP), yang mengombinasikan kurikulum nasional dengan pendekatan pembelajaran berwawasan internasional. Pendekatan ini dimaksudkan untuk membangun cara pandang global siswa, tanpa melepaskan landasan adab dan akhlak Islam dalam proses belajar.
Di bidang teknologi pendidikan, MI Al-Istiqomah Kendari mulai mengintegrasikan pembelajaran digital berbasis coding learning. Program ini diarahkan untuk melatih kemampuan berpikir logis, kreativitas, serta pemecahan masalah siswa pada jenjang pendidikan dasar.
“Pemanfaatan teknologi kami tempatkan sebagai alat bantu pembelajaran. Literasi digital penting, tetapi harus tetap dibingkai oleh nilai dan etika,” kata Pak Kamad.
Hasil dari pendekatan tersebut tercermin pada berbagai capaian siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Sejumlah peserta didik MI Al-Istiqomah Kendari tercatat meraih prestasi pada kompetisi tingkat madrasah hingga daerah di Sulawesi Tenggara.
Pengembangan minat dan bakat siswa juga dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler, seperti Sahabat Satria Horseback Archery (SS HBA) serta program berenang dengan pelatih profesional bersertifikat. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pembentukan karakter dan sportivitas.
Menjelang Tahun Ajaran 2025/2026, MI Al-Istiqomah Kendari membuka pendaftaran peserta didik baru. Madrasah ini mengajak masyarakat untuk terlibat dalam proses pendidikan yang menekankan keseimbangan antara kecakapan intelektual, kekuatan spiritual, dan kesiapan menghadapi perkembangan zaman.
Informasi pendaftaran dapat diperoleh melalui Ketua Panitia Pak Mando (0823 4820 0205) dan Wakil Ketua Ibu Hartian (0822 9786 8083). (*)






