Muna – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi delapan penumpang longboat yang mengalami kecelakaan laut di perairan Desa Lagasa, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada Senin malam, 13 Januari 2026, sekitar pukul 22.00 Wita, saat longboat yang membawa delapan orang penumpang mengalami patah baling-baling di tengah perjalanan.
“Laporan kami terima pada pukul 22.18 Wita dari anggota KP3 Pelabuhan Raha. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian,” kata Amiruddin dalam keterangan tertulis, Selasa (14/1/2026).
Tim SAR bergerak menuju Last Known Position (LKP) yang berjarak sekitar 5,2 kilometer dari Unit Siaga SAR Muna. Saat operasi berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan berawan dengan potensi hujan, kecepatan angin 2–9 km/jam dari arah timur, serta tinggi gelombang sekitar 0,5 meter, berdasarkan data BMKG.
Sekitar pukul 00.25 Wita, tim SAR gabungan berhasil menemukan longboat beserta seluruh penumpangnya di posisi sekitar 3,18 mil laut arah barat laut dari LKP. Selanjutnya, seluruh korban dievakuasi ke Pelabuhan Nusantara Raha.
“Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Amiruddin.
Dengan selesainya proses evakuasi, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Adapun delapan penumpang yang dievakuasi yakni:
1. Asrun (51)
2. Mudabir Daming (47)
3. Abdul Ashar (32)
4. Hidayat (40)
5. Ahmad Syukur (32)
6. Arie Hasdin (30)
7. LM Alfajrin (25)
8. Ancu (38)
Operasi SAR melibatkan Staf Operasi KPP Kendari, Unit Siaga SAR Muna, serta KP3 Pelabuhan Raha, dengan dukungan sejumlah peralatan, antara lain Rescue Car, Rigid Inflatable Boat (RIB), longboat, AquaEye, peralatan medis SAR, peralatan evakuasi, serta perangkat komunikasi dan keselamatan lainnya.
Basarnas kembali mengimbau masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut, untuk selalu memperhatikan kondisi kapal dan faktor keselamatan sebelum berlayar, guna mencegah terjadinya kecelakaan di laut. (*)






