Optimalisasi Penerimaan Daerah, Pemkot Kendari Gelar Diseminasi Pajak Daerah

- Penulis

Jumat, 23 Agustus 2019 - 23:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kegiatan Diseminasi Pajak Daerah yang diselenggarakan Pemkot Kendari, Kamis, 23 Agustus 2019.

i

Suasana kegiatan Diseminasi Pajak Daerah yang diselenggarakan Pemkot Kendari, Kamis, 23 Agustus 2019.

panjikendari.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar Diseminasi Pajak Daerah dalam rangka optimalisasi penerimaan daerah dan peningkatan pelayanan pada masyarakat yang bertempat di Kendari, Kamis, 22 Agustus 2019.

Kegiatan yang dibuka oleh Plh Wali Kota Kendari, Nahwa Umar, tersebut turut dihadiri oleh Ketua Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK, Adliansyah Malik Nasution, Wakil Ketua DPRD Kota Kendari, Plt Direktur Bank Sultra, dan Forkopimda Kota Kendari.

Nahwa Umar mengatakan, bahwa pemasangan 100 unit alat perekam pajak kepada wajib pajak yang dilakukan oleh Pemkot Kendari melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah merupakan bentuk kerja sama dengan pihak Korsupgah KPK.

“Kerja sama ini dalam upaya mengoptimalkan pendapatan daerah melalui implementasi pembayaran dan pemungutan pajak daerah secara online system dan diperkuat dengan diterbitkannya Perwali Nomor 24 Tahun 2019 serta penandatanganan Mou dan PKS antara Pemkot Kendari dengan PT Bank Sultra dan PT Sarana Pactindo,” katanya.

Pemasangan alat perekam tersebut kata Nahwa, diharapkan dapat meningkatkan penerimaan pendapatan daerah, khususnya yang bersumber dari pajak hotel, restoran, tempat hiburan, dan parkiran yang berpotensi besar dalam mendukung pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Nanwa mengingatkan kepada para peserta kegiatan diseminasi yang merupakan pemilik hotel, restoran, dan tempat hiburan bahwa pemungutan pajak sangat penting untuk dilakukan serta merupakan konsekuensi yang harus mereka tanggung ketika membuka bisnis sebagaimana yang tertera di dalam UU No. 28 tahun 2009.

“Hasil pajak tersebut digunakan sebagai PAD, sebagai sumber pendanaan dalam kelangsungan pembangunan Kota Kendari sekarang dan akan datang, termasuk menyediakan fasilitas sarana dan prasaran untuk wajib pajak agar bisa berbisnis dengan baik dalam meningkatkan omzet penjualan. Jadi, pajak itu jangan ditakuti, tapi beranilah sebagai masyarakat yang baik. Serta ingat bayarlah pajak tepat pada waktunya dan sesuai aturan,” katanya. (man/jie)

Facebook Comments
Baca Juga  Wali Kota Kendari Launching Bantuan UMKM Rp5 Juta di Malam Penutupan Ekspo IKM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan
Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra
KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif
Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana
Kementerian Transmigrasi dan PATRI Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Pangdam Hasanuddin Tinjau Lahan Yon Teritorial Pembangunan di Buton, Siap Pacu Ekonomi Daerah
Amir Hasan Dilantik Jadi Sekda Definitif, Wali Kota Kendari Tekankan Peran Sentral Birokrasi

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Senin, 19 Januari 2026 - 19:17 WITA

Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:14 WITA

Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:32 WITA

KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif

Selasa, 14 Oktober 2025 - 05:26 WITA

Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana

Berita Terbaru