Dapat Rapor Merah dari Ombudsman, Kolaka Mulai Benahi Pelayanan Publik

- Penulis

Sabtu, 26 Januari 2019 - 00:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

i

panjikendari.com – Menindaklanjuti hasil penilaian kepatuhan standar pelayanan publik tahun 2018 dari Ombudsman Sulawesi Tenggara (Sultra), pemerintah Kabupaten Kolaka mulai berbenah. Kolaka sendiri mendapat rapor merah dalam penilaian kepatuhan pelayanan publik tahun 2018.

Asisten II Pemkab Kolaka, HM Kasim Madaria, mengatakan, pihak Pemkab Kolaka telah menerima hasil penilaian kepatuhan layanan publik tersebut. Olehnya itu, kata dia, Bupati Kolaka Ahmad Safei telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan pembenahan terhadap unit-unit pelayanan publik lingkup Pemda Kolaka.

“Sudah ada disposisi pak bupati kepada Sekda untuk mengundang rapat pimpinan delapan OPD dalam rangka melakukan pembenahan. Insya Allah hari Selasa diagendakan rapat membahas tentang itu,” ungkap Kasim Madaria kepada Kepala Perwakilan Ombudsman Sultra Mastri Susilo yang didampingi dua asisten Ombudsman Sultra, Untung dan Irman Budu, di ruang Asisten II Pemda Kolaka, Kamis, 24 Januari 2019.

Untuk diketahui, Kolaka merupakan salah satu dari tiga daerah di Sultra yang mendapat rapor merah berdasarkan hasil penilaian kepatuhan layanan publik tahun 2018 oleh Ombudsman Sultra.

Dalam penilaian kepatuhan tersebut, Ombudsman Sultra menilai produk administrasi pelayanan terhadap delapan OPD di Kolaka, meliputi; Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Menurut Kasim, Bupati Kolaka sangat respons atas hasil penilaian yang dikeluarkan Ombudsman Sultra. Itu menjadi cambuk bagi Kolaka untuk berbenah agar pelayanan publik di daerah penghasil Kakao itu dapat berubah menjadi lebih baik.

“Kita mulai berbenah, dan kita target kedepan bisa masuk di zona hijau. Sejak adanya hasil penilaian itu, di beberapa pelayanan sudah mulai memperbaiki apa-apa yang perlu dibenahi. Misalnya, di ULP kita sudah satukan semua. Selama ini di masing-masing OPD. Sekarang kita satukan, terpusat, supaya mandiri. Termasuk di instansi-instansi lain,” terang Kasim.

Baca Juga  PKK Kota Kendari Juarai Dua Lomba pada Jambore PKK Sultra

Kasim berharap, para pimpinan OPD bisa mampu menerjemahkan apa yang menjadi keinginan dan harapan bupati dalam melaksanakan UU 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Kepala Perwakilan Ombudsman Sultra Mastri Susilo, menyampaikan, sebagai lembaga negara yang diberi tanggung jawab untuk mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik, Ombudsman Sultra terus mendorong pemerintah daerah untuk patuh dan taat terhadap UU Pelayanan Publik.

“Disamping menangani setiap laporan masyarakat yang masuk terkait pelayanan di pemerintahan, kami juga melakukan pencegahan dengan kegiatan sidak (inspeksi mendadak).”

“Jadi, setiap kami turun ke daerah untuk melakukan klarifikasi laporan masyarakat, kami sempatkan untuk melakukan sidak di beberapa unit layanan, sebagai langkah pencegahan. Dalam setiap sidak, kami memberikan masukan dan menyampaikan hal-hal yang perlu diperbaiki,” jelas Mastri kepada Kasim.

Mastri juga melaporkan bahwa pihaknya telah melakukan sidak di RSUD Benyamin Guluh Kolaka dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

“Tadi kami sidak di rumah sakit dan Dinas PM-PTSP. Di rumah sakit sudah bagus pelayanannya, PTSP juga saya lihat sudah mulai melakukan pembenahan karena sudah jauh beda dengan waktu kita lakukan penilaian tahun lalu,” katanya.

Penulis: Jumaddin Arif

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan
Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra
KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif
Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana
Kementerian Transmigrasi dan PATRI Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Pangdam Hasanuddin Tinjau Lahan Yon Teritorial Pembangunan di Buton, Siap Pacu Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 16:37 WITA

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Senin, 19 Januari 2026 - 19:17 WITA

Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:14 WITA

Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:32 WITA

KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda

Senin, 18 Mei 2026 - 16:37 WITA