panjikendari.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi menyampaikan, mutasi dan rotasi pejabat bukan soal tempat basah atau kering. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan usai melantik dan mengambil sumpah jabatan penjabat Sekretaris Daerah Sulawesi Tenggara dan pejabat administrator lingkup pemerintah Sulawesi Tenggara, di Kantor Gubernur Sultra, Senin, 7 Januari 2019.

“Jangan beranggapan bahwa jabatan yang diberikan adalah tempat yang basah, tempat yang kering. Tidak ada basah dan kering. Jabatan yang diberikan adalah amanah untuk dikerjakan dengan sebaik-baiknya. Jangan berpikiran bahwa tempat saya bagus, tempat yang banyak uangnya. Saya harapkan kepada seluruh OPD, bekerja, bekerja, bekerja. Laksanakan semua tugas-tugas sesuai dengan ketentuan yang ada,” paparnya di hadapan pejabat lingkup pemprov Sultra.

Lebih jauh Ali Mazi menjelaskan, mutasi dan rotasi pejabat yang dilaksanakan kali ini adalah untuk mengisi jabatan yang lowong akibat adanya pejabat yang telah pindah wilayah kerja dan yang telah mencapai batas usia pensiun.

Menurut dia, dalam sistem demokrasi dan pengembangan karier pegawai negeri sipil (PNS), promosi, mutasi, dan rotasi pejabat biasa terjadi untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas birokrasi yang baik, untuk mengisi kekosongan jabatan, menyegarkan organisasi, maupun untuk meningkatkan karier seorang pegawai negeri sipil.

“Mutasi dan rotasi yang kita saksikan hari ini dilakukan sesuai dengan prosesdur peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dengan tujuan untuk kelancaran tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik atau sebagai pelayan masyarakat,” tandasnya.

Ia mengajak agar pelantikan kali ini dapat dimaknai untuk kepentingan organisasi, bukan untuk kepentingan tertentu, tapi semata-mata untuk menata organisasi dalam rangka memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Oleh karena itu, Ali Mazi berharap kepada seluruh pejabat pemerintahan lingkup Provinsi Sultra agar memiliki komitmen yang kuat untuk bekerja dengan baik, profesional, dan dapat meningkatkan wawasan untuk menciptakan demokrasi sehingga mampu mengelola dan merealisasikan kebijakan dan program sesuai visi-misi gubernur dan wakil gubernur yaitu terwujudnya Sultra yang aman, maju, sejahtera, dan bermartabat.

Pada kesempatan itu, Ali Mazi tak lupa menyampaikan selamat kepada pejabat yang baru dilantik. “Marilah bekerja dengan baik. Tingkatkanlah kinerja saudara/saudari. Tunjukkan dedikasi sebagai abdi negara untuk membangun Sulawesi Tenggara ini dengan baik,” katanya.

Ali Mazi mengatakan, sejak beberapa bulan dilantik sebagai gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tenggara, baru kali ini melakukan mutasi dan rotasi yang luar biasa.

Ali Mazi menekankan, mutasi dan rotasi pejabat kali ini bukan karena pilih kasih. Bukan karena teman atau keluarga. “Tidak ada seperti itu. Saya hanya ingin mewujudkan kerja-kerja yang baik. Oleh karena itu saya berharap bekerjalah dengan baik. Sulawesi Tenggara ini milik kita bersama. Mari kita bekerja, bersaing dalam kebaikan,” pesannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi, melakukan mutasi dan rotasi terhadap 42 pejabat eselon tiga lingkup Pemerintah Provinsi Sultra.

Ke-42 pejabat tersebut mengisi 16 jabatan yang ditinggal karena pejabat sebelumnya mencapai batas usia pensiun (BUP), 2 pejabat pindah tugas, serta sekedar rotasi jabatan. Dari 42 pejabat tersebut, delapan diantaranya dipromosi menjadi sekretaris dinas.

Selain itu, Ali Mazi juga kembali melantik Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sultra Syarifuddin Safaa yang diperpanjang masa jabatannya hingga tiga bulan kedepan.

Penulis: Jumaddin Arif

Beri Komentar