Wali Kota Kendari Akan Copot Pejabat yang Ketahuan “Membeli” Jabatan

- Penulis

Jumat, 3 Januari 2020 - 16:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir.

i

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir.

panjikendari.com – Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir membuktikan komitmennya menyelenggarakan pemerintahan berlandaskan nilai-nilai kejujuran dan transparansi.

Tak hanya dalam aspek fisik, ia juga fokus membenahi birokrasi dengan mengedepankan kapasitas kinerja dalam mengemban sebuah jabatan, tanpa embel-embel duit.

Menurut Kendari 1 itu, dalam struktur jabatan Pemerintah Kota Kendari, sama sekali tidak ada aparatur sipil negara (ASN) yang memperoleh jabatan karena menyetor sejumlah uang. Semua yang menjabat saat ini kata Sulkarnain, murni karena kapasitas kemampuan masing-masing, tidak ada lobi duit.

“Baru-baru ini ada asesmen. Kalau teman-teman dengar ada jabatan yang diperoleh karena menyetor duit, atau ada oknum mengaku-mengaku, mengatasnamakan saya, silakan laporkan pada saya, sudah ada nomor WA saya, tolong dilapor, ” kata Wali Kota Kendari saat coffee morning bersama jurnalis, belum lama ini.

Sulkarnain bahkan berjanji akan membatalkan dan mencopot jabatan aparatnya jika yang bersangkutan ketahuan menyetor dana kepada orang yang mengaku akan mengurus  memfasilitasi dengan mengumbar janji jabatan.

Selain itu, ia juga menjamin tidak ada hubungan pertemanan ataupun kekerabatan dalam memuluskan kursi jabatan. Sebab, yang menjadi penilaian adalah kemampuan, kinerja dan prestasi.

“Meski saya kenal, dekat atau memiliki hubungan kekerabatan dengan saya, itu tidak akan menjadi tolak ukur bagi Pemkot untuk menempatkan jabatan tertentu kepada seseorang, sebab yang dinilai adalah kualitas kinerja dan prestasi yang ditorehkan dalam bidang pekerjaannya, kalau kinerjanya baik, pasti kita apresiasi, ” kata Sulkarnain.

Hal ini ditegaskan Sulkarnain sehubungan dengan peningkatan kinerja aparatur sipil negara di jajaran pemerintahannya.

Pejabat yang menduduki jabatan karena uang kata dia tentu tidak akan mampu bekerja maksimal, karena sudah mengeluarkan dana untuk menjabat, yang dipikirkan adalah bagaimana cara memperoleh  kembali.

Baca Juga  Pemkot Kendari Beri Kemudahan Pembayaran Pajak selama Pandemi Covid-19

“Bekerja saja sesuai tupoksi, tingkatkan kinerja, kalau memiliki kerja yang bagus dan berprestasi, pasti dapat apresiasi, ” pesannya. (fya-jie)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan
Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra
KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif
Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana
Kementerian Transmigrasi dan PATRI Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Pangdam Hasanuddin Tinjau Lahan Yon Teritorial Pembangunan di Buton, Siap Pacu Ekonomi Daerah
Amir Hasan Dilantik Jadi Sekda Definitif, Wali Kota Kendari Tekankan Peran Sentral Birokrasi

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Senin, 19 Januari 2026 - 19:17 WITA

Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:14 WITA

Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:32 WITA

KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif

Selasa, 14 Oktober 2025 - 05:26 WITA

Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana

Berita Terbaru