Soal Tambang Konkep, AMAN Center: Keputusan Gubernur Solusi Jangka Panjang

- Penulis

Selasa, 12 Maret 2019 - 11:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


				Direktur AMAN Center La Ode Rahmat Apiti.

i

Direktur AMAN Center La Ode Rahmat Apiti.

panjikendari.com – Menyahuti tuntutan masyarakat, Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi menyatakan akan membekukan 15 Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Konawe Kepulauan (Konkep).

Bahkan, Ali Mazi juga sudah menandatangani surat pemberhentian Kasatpol PP Sultra Eman Jaya karena dianggap lalai menjalankan tugasnya yang menyebabkan sejumlah personelnya bersikap brutal terhadap demonstran.

Bagi Direktur AMAN Center, La Ode Rahmat Apiti, pembekuan IUP dan pencopotan Kasatpol PP Sultra adalah langkah yang taktis. “Keputusan ini bagian dari aspirasi mahasiswa dan masyarakat Wawonii sehingga Gub mengaminkan aspirasi tersebut,” kata Rahmat, dalam siaran persnya, Selasa, 12 Maret 2019.

Menurutnya, tidak perlu lagi ada polemik terhadap keputusan Gubernur Sultra tersebut. Keputusan gubernur tidak akan memuaskan semua pihak.

Rahmat meyakini, pasti ada pihak-pihak yang kecewa. “Keputusan gubernur adalah langkah bijak untuk menghindari polemik jangka panjang. Kalau ada yang mempolemikkan keputusan gubernur, kita patut curigai motif nya,” katanya.

Rahmat menilai, kalau masih ada kelompok yang protes dengan putusan gubernur berarti ada dua kemungkinan motifnya; pertama menghendaki Wawonii hancur lingkungannya, dan kemungkinan protes-protes seperti ini ditunggangi para pemilik IUP. Kedua, ada pihak pihak yang mengharapkan terjadi kerusuhan sosial di sultra.

“Sebaiknya kita colling down. Penyelesaian masalah bisa dilakukan dengan cara-cara yang elegan dan humanis. Dalam waktu dekat pak gub akan mengundang mahasiswa dan masyarakat Wawonii untuk berdialog untuk merumuskan skema kebijakan jangka panjang terkait penyelamatan lingkungan di Wawonii,” tuturnya.

Rahmat menyampaikan, penyelamatan Wawonii harus dilakukan bila kita menghendaki wilayah tersebut bebas kehancuran lingkungan. (jie)

Facebook Comments
Baca Juga  Diduga Abaikan Maklumat Kapolri, Musprov Kadin Sultra Minta Ditunda

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda

Senin, 18 Mei 2026 - 16:37 WITA