Setelah di Muna, Ombudsman Sultra Sidak di RSUD Konsel

- Penulis

Kamis, 17 Januari 2019 - 07:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

i

panjikendari.com – Dalam rangka melakukan pencegahan terhadap pelanggaran maladministrasi pada unit-unit layanan publik, Ombudsman Sulawesi Tenggara (Sultra) intens melakukan inspeksi mendadak (sidak).

Setelah sidak di beberapa instansi di Kabupaten Muna, Ombudsman Sultra, Selasa 15 Januari 2019, kembali melakukan sidak di wilayah pemerintahan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Lagi-lagi, Kepala Perwakilan Ombudsman Sultra Mastri Susilo bersama asisten Ombudsman Sultra Untung, memilih rumah sakit sebagai sasaran sidak. Rumah sakit dianggap perlu diberikan perhatian lebih karena menyangkut pelayan kesehatan masyarakat.

Di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Konsel, Mastri Susilo memulai pantauannya di ruang IGD. Hanya satu pasien yang baru masuk melalui IGD.

Dari IGD, Mastri kemudian mengelilingi gedung rumah sakit, didampingi Kepala Administrasi Umum dan Keuangan RSUD Konsel Aras Faisal. “Pak direktur sedang rapat,” kata Aras Faisal.

Kepada Mastri, Aras menjelaskan banyak hal berkaitan dengan manajemen dan kendala rumah sakit. Kendala paling utama yang sedang dihadapi adalah masalah listrik.

Menurut Aras, alokasi voltase listrik di RSUD Konsel saat ini hanya berkisar antara 145-180 volt. Sementara kebutuhan normal mencapai 220 volt.

“Disini masih terkendala listrik. Akibatnya, AC yang sudah terpasang di setiap ruangan perawatan tidak berfungsi. Kipas angin saja jalan tapi putarannya tidak normal,” kata Aras.

Menurutnya, kebutuhan listrik yang tidak memadai mengakibatkan banyaknya peralatan kesehatan yang rusak. Untungnya, pihak rumah sakit menyiapkan generator set (genset) untuk mendukung tindakan operasi pasien.

Kata Aras, pihaknya sudah berkoordinasi dengan UPTD PLN Konsel ataupun PLN Cabang Kendari terkait hal itu. “Alhamdulillah sudah dipasang satu gardu di depan rumah sakit, tapi begitulah, AC tetap tidak bisa jalan,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkot-Dekranasda Kendari Bersinergi Dorong Produk IKM Tembus Pasar Internasional

Menanggapi itu, Mastri mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan PLN agar diberikan perhatian khusus terkait kebutuhan listrik rumah sakit. “Ini penting karena sangat mempengaruhi sistem pelayanan rumah sakit,” kata Mastri.

Secara umum mengenai pelayanan di RSUD Konsel, Mastri melihatnya sudah baik. Hanya saja, kata dia, ada hal-hal yang perlu dibenahi. Salah satunya, pihak rumah sakit belum memasang informasi tentang alur layanan di setiap produk layanan.

“Misalnya di tempat pelayanan pengurusan surat keterangan sehat. Di situ harusnya dipasang informasi tentang pengurusan surat keterangan sehat. Biayanya berapa. Tadi saya tanya salah seorang CPNS baru lulus yang ngurus, katanya bayar Rp 200 ribu. Nah, itu mestinya diumumkan,” terang Mastri.

Kemudian, Mastri mengapresiasi pihak rumah sakit Konsel karena telah melakukan survei indeks kepuasan masyarakat (IKM). Kata Mastri, itu wajib dilakukan setiap unit layanan publik termasuk rumah sakit untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan.

“Hasil survei IKM akan menjadi bahan koreksi dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Dan semestinya harus diumumkan ke publik melalui media massa, supaya publik tau. Itu yang belum dilakukan pihak rumah sakit Konsel, belum mengumumkan hasil survei IKM-nya,” katanya.

Penulis: Jumaddin Arif

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan
Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra
KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif
Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana
Kementerian Transmigrasi dan PATRI Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Pangdam Hasanuddin Tinjau Lahan Yon Teritorial Pembangunan di Buton, Siap Pacu Ekonomi Daerah
Amir Hasan Dilantik Jadi Sekda Definitif, Wali Kota Kendari Tekankan Peran Sentral Birokrasi

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Senin, 19 Januari 2026 - 19:17 WITA

Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:14 WITA

Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:32 WITA

KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif

Selasa, 14 Oktober 2025 - 05:26 WITA

Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana

Berita Terbaru