Muna Barat, panjikendari.com – Seorang pria dilaporkan hilang dan diduga terjatuh dari bagan (rumah jaring apung) di perairan sekitar Pulau Pasipadangan, Kabupaten Muna Barat. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari menerima laporan insiden ini pada Jumat, 6 Juni 2025, pukul 12.50 Wita dari seorang warga bernama Bur, yang meneruskan informasi dari pemilik bagan, Saudi.
Kepala Basarnas Kendari Amiruddin A.S menyampaikan, setelah menerima informasi tersebut, Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Muna segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 13.10 Wita dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB). Jarak dari pangkalan RIB menuju titik lokasi terakhir korban diketahui (LKP) diperkirakan sejauh 58 mil laut.
Cuaca saat pencarian dilaporkan berawan dengan tinggi gelombang sekitar 0,5 meter dan kecepatan angin 6 km/jam dari arah timur laut, menurut data dari BMKG.
Korban diketahui bernama Sahar, seorang pria berusia 30 tahun. Ia merupakan salah satu dari dua penjaga bagan yang bertugas saat kejadian. Menurut keterangan pemilik bagan, korban sempat tidur siang pada Kamis, 5 Juni 2025, sekitar pukul 13.00 Wita. Namun saat rekan korban terbangun, Sahar sudah tidak berada di tempat. Hingga malam hari pukul 19.00 Wita, korban belum juga kembali dan tidak memberi kabar, sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada pemilik bagan dan kemudian ke pihak Basarnas.
Unsur yang terlibat dalam operasi pencarian antara lain Staf Operasi KPP Kendari dan Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna. Peralatan yang digunakan meliputi rescue car, RIB, peralatan medis, evakuasi, komunikasi, dan perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus dilakukan. (*)
Editor: Redaksi








