Pemkot Kendari Susun RDTR dan Zonasi Kawasan Strategis

- Penulis

Sabtu, 10 Agustus 2019 - 12:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Focus Group Discussion yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang, BPN, dan Direktorat Jenderal Tata Ruang di Kendari, Kamis, 8 Agustus 2019.

i

Suasana Focus Group Discussion yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang, BPN, dan Direktorat Jenderal Tata Ruang di Kendari, Kamis, 8 Agustus 2019.

panjikendari.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini sedang menyusun rencana detail tata ruang (RDTR) dan peraturan zonasi kawasan strategis kota dalam mendukung pengembangan dan pertumbuhan ekonomi di daerah itu.

“Penyusunan RDTR dan Peraturan zonasi dilakukan guna untuk mengatur fungsi ruang agar lebih berkualitas dan operasional, sehingga dapat menjadi acuan dalam pemanfaatan ruang dan proses perizinan terintegrasi/OSS,” kata Plh Wali kota Kendari, Nahwa Umar, memberi sambutan pada kegiatan Focus Group Discussion yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang, BPN, dan Direktorat Jenderal Tata Ruang di Kendari, Kamis, 8 Agustus 2019.

Dikatakan, penyusunan RDTR dan Peraturan Zonasi kawasan strategis Kendari tersebut merupakan tindak lanjut pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (One Single Submission/OSS).

Nahwa menjelaskan, sebagaimana yang tertuang dalam Perda No 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Kendari 2010-2030, rencana pengembangan Kota Kendari dibagi dalam 5 zona strategis sebagai pusat perkembangan dan pertumbuhan baru perekonomian.

“Satu Kawasan Strategis Pusat Pemerintahan dan Pusat Bisnis, Kawasan Strategis Kota Lama, Kawasan Strategis Pelabuhan dan Industri,” katanya.

Dua kawasan strategis berikutnya, kata Nahwa, yakni Kawasan Strategis Pemerintah Provinsi dan Pendidikan dan kelima Kawasan Terminal Baruga,” katanya. (man/jie)

Facebook Comments
Baca Juga  Pemkot Kendari Bantu Pengobatan Dua Anak Penderita Hidrosefalus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan
Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra
KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif
Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana
Kementerian Transmigrasi dan PATRI Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Pangdam Hasanuddin Tinjau Lahan Yon Teritorial Pembangunan di Buton, Siap Pacu Ekonomi Daerah
Amir Hasan Dilantik Jadi Sekda Definitif, Wali Kota Kendari Tekankan Peran Sentral Birokrasi

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Senin, 19 Januari 2026 - 19:17 WITA

Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:14 WITA

Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:32 WITA

KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif

Selasa, 14 Oktober 2025 - 05:26 WITA

Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana

Berita Terbaru