Pemkot Kendari Ambil Alih Pengelolaan Kebun Raya dari Kementerian PUPR

- Penulis

Selasa, 10 September 2019 - 22:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir usai menandatangani berita acara serah terima hibah barang milik negara  Kebun Raya Kendari dari perwakilan Direktorat Jenderal Cipta Karya  Kementerian PUPR ke Pemkot Kendari.

i

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir usai menandatangani berita acara serah terima hibah barang milik negara Kebun Raya Kendari dari perwakilan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR ke Pemkot Kendari.

panjikendari.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari akhrinya resmi mengelola Kebun Raya Kendari (Camping Ground), setelah Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, menandatangani berita acara serah terima Barang Milik Negara (BMN) dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

Penyerahan aset tersebut berlangsung di sela kegiatan Sosialisasi Kebijakan dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Serah Terima BMN dan Pemanfaatan BMN Kegiatan PSPPOP TA 2019, Kementerian PU PR di Claro Hotel Kendari, Selasa, 10 September 2019.

“Kita sedang persiapkan seremoni launching-nya, apalagi saya sudah menyampaikan ke pak gubernur untuk kesediaan beliau bersama-sama melaunching kebun raya yang kita rencanakan di akhir Oktober,” ujar Wali Kota, Sulkarnain Kadir.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot Kendari bakal mengundang seluruh pengelola kebun raya di Indonesia, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada launching nanti.

“KLHK dan LIPI akan kita undang, terlebih lagi memang pihak LIPI akan membina kita mengelola kebun raya,” cetus orang nomor satu di Kota Lulo itu.

Wali Kota berharap, keberadaan Kebun Raya Kendari dapat menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Kendari, dan dapat membawa angin segar bagi perkembangan destinasi wisata baru di Kota Kendari.

“Selain itu, ini akan menjadi pusat penelitian pengembangan ilmu pengetahuan terkait flora endemik yang ada di Sulawesi,” imbuhnya.

Berdasarkan rencana, Kebun Raya Kendari akan segera dilakukan penerapan pemungutan tarif bagi pengunjung. Sebelumnya, Pemkot tidak memungut retribusi alias gratis bagi pengunjung yang ingin menikmati keindahan alam di Kebun Raya.

“Kita tahu bersama, ini kan fasilitas harus kita jaga, tentunya ada kontribusi sesuai ketentuan dan aturan. Kita juga tidak akan memberatkan masyarakat. Pastinya kita ingin masyarakat ikut terlibat menjaga aset yang luar biasa ini,” tutupnya.

Baca Juga  DPRD Dukung Pemkot Bentuk Tim Penyelesaian Tambang Pasir Nambo

Untuk diketahui, Kebun Raya Kendari memiliki luas 113 hektar terletak pada kawasan hutan Nanga-nanga Papalia dan terletak pada hutan lindung 22 hektar dan hutan produksi biasa seluas 96 hektar, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia. (ed/jie)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan
Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra
KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif
Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana
Kementerian Transmigrasi dan PATRI Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Pangdam Hasanuddin Tinjau Lahan Yon Teritorial Pembangunan di Buton, Siap Pacu Ekonomi Daerah
Amir Hasan Dilantik Jadi Sekda Definitif, Wali Kota Kendari Tekankan Peran Sentral Birokrasi

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Senin, 19 Januari 2026 - 19:17 WITA

Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:14 WITA

Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:32 WITA

KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif

Selasa, 14 Oktober 2025 - 05:26 WITA

Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana

Berita Terbaru