Empat Warga di Muna Disambar Petir saat Istirahat Panen Jagung

- Penulis

Senin, 11 Februari 2019 - 23:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

i

Panjikendari.com, Muna – Hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang Senin siang 11 Februari 2019, nyaris menelan korban. Empat warga di Desa Liangkabori, Kecamatan Loghia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) disambar petir.

Mereka adalah La Deni (24), Wa Nani (16), La Hasili (54), dan Wa Poe (54). Beruntung nyawa mereka bisa selamat, sambaran petir itu hanya mengenai kaki yang mengakibatkan celana mereka hangus.

Awal ceritanya, siang itu, para korban sedang panen jagung. Karena hujan disertai petir, mereka lantas istirahat berteduh di sebuah gubuk yang ada dalam kebun tersebut. Mereka berjumlah enam orang, lima naik ke pondok yakni, La Deni, Wa Nani, La Hasili, Wa Poe dan La Rima (24). Sementara La Isi (20) memilih berlindung ditempat lain.

Ditengah derasnya hujan, tiba-tiba terdengar ledakan petir yang begitu keras yang menghantam dibawah pondok. Mereka yang sementara makan, kaget. Piring makanan telah dipenuhi tanah dan batu.

Petir kedua langsung menyambar kaki ke-empatnya. “Saya kaget lihat celanaku hangus. Teman-temanku yang tiga orangnya juga kena. Kita punya kaki, keram,” cerita La Deni.

Karena melihat rekan-rekannya kesakitan, Deni yang kakinya keram memutuskan untuk mencari pertolongan di kampung. Dengan menggunakan tongkat kayu, Deni berusaha tembus di kampung yang jaraknya sekitar 1 kilometer dari kebun.

Warga yang mendapat kabar, langsung melakukan evakuasi dengan cara memikul ketiganya. Mereka tiba dikampung sekitar pukul 18.00 Wita.

Kapolsek Katobu, IPTU Hamka yang mendapat informasi langsung menuju ke lokasi untuk memastikan kondisi para korban. Hamka mengimbau warga sekitar untuk selalu waspada bila berada di tempat ketinggian mengingat kondisi cuaca lagi tidak bersahabat. “Harus serba waspada,” ucapanya.

Baca Juga  Iskandar Zulqarnain Wakili Sultra di Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Nasional

Untuk diketahui keempat korban tersebut telah dievakusai ke RSUD Muna pada pukul 21.17 Wita, oleh kapolsek katobu Iptu Hamka, beserta rombongan menggunakan mobil patroli.

Penulis: Borju
Editor : Jumaddin Arif

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda

Senin, 18 Mei 2026 - 16:37 WITA