Iskandar Zulqarnain Wakili Sultra di Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Nasional

- Penulis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 08:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDARI – Di ruang sederhana sebuah sekolah madrasah di Kendari, seorang siswa kelas XII bernama Iskandar Zulqarnain tampak sibuk menyiapkan berkas lomba. Dalam lembaran itu tersimpan mimpi besar: mewakili Sulawesi Tenggara di Olimpiade Bahasa Arab ke-8 (OBA 8) Tingkat Nasional yang akan digelar di UPT Asrama Haji Embarkasi Jakarta, 13–15 November 2025.

Izul – sapaan akrabnya – baru saja menorehkan prestasi membanggakan, yakni, Juara 1 Olimpiade Bahasa Arab tingkat provinsi, setelah sebelumnya juga menjuarai ajang yang sama di tingkat kota. Ketekunannya mempelajari bahasa Arab sudah tampak sejak duduk di madrasah. Ia dikenal sebagai siswa yang tekun, santun, dan rendah hati.

Namun di tengah kabar bahagia itu, ada kisah lain yang menggetarkan hati. Iskandar masih berjuang menyiapkan biaya keberangkatan ke Jakarta. Pihak sekolah telah memberi izin dan dukungan penuh, namun seluruh biaya penginapan dan konsumsi selama kegiatan serta biaya transportasi, harus ditanggung pribadi.

Ayahnya, seorang guru SD di kampung, mengetahui rencana besar sang anak. Ia hanya bisa mendukung dari jauh dengan doa dan semangat.

“Saya tahu dia ingin sekali berangkat. Kalau soal kemampuan, saya yakin. Hanya saja kami sedang berusaha dulu bagaimana caranya,” tutur sang ayah pelan.

Meski menghadapi keterbatasan, semangat Izul tidak surut. Ia terus berlatih setiap hari, menghafal kosakata dan memperdalam kaidah bahasa Arab.

“Saya ingin bisa tampil, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi untuk membawa nama madrasah dan Sulawesi Tenggara,” ujar Izul lirih.

Dengan waktu pendaftaran yang akan ditutup pada 8 Oktober 2025, Izul berharap ada perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah terhadap para pelajar berprestasi seperti dirinya.

“Mungkin bukan hanya saya, tapi juga banyak teman-teman lain yang punya semangat yang sama. Kami ingin membawa nama daerah, tapi kadang terkendala di hal-hal sederhana seperti biaya,” kata Izul dengan nada pelan.

Baca Juga  Viral, Seorang Kakek Nikahi Gadis 19 Tahun

Harapan itu masih menyala. Di tengah segala keterbatasan, Izul percaya bahwa ilmu dan cita-cita tak seharusnya berhenti hanya karena keadaan. (*)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Peletakan Batu Pertama GOR UM Kendari, Sultra Perkuat Infrastruktur Pendidikan Tinggi
Kepala BB Sultra Sapa Siswa SMAN 2 Kendari Bawa Pesan Mendikdasmen
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
MI Al-Istiqomah Kendari Terapkan Cara Unik PPDB, Jaring Siswa Lewat Lomba Edukatif Anak Usia Dini
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 1 April 2026 - 20:50 WITA

Peletakan Batu Pertama GOR UM Kendari, Sultra Perkuat Infrastruktur Pendidikan Tinggi

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:34 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Terapkan Cara Unik PPDB, Jaring Siswa Lewat Lomba Edukatif Anak Usia Dini

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Berita Terbaru