KENDARI — Kota Kendari menjadi wilayah dengan jumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbesar di Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga Mei 2026.
Berdasarkan data Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Sultra, lebih dari 102 ribu warga di Kota Kendari telah menerima manfaat program tersebut.
Kepala Kanwil DJPb Kemenkeu Sultra, Iman Widhiyanto, mengatakan secara keseluruhan Program MBG di Sultra telah menyerap anggaran sebesar Rp725 miliar dengan jumlah penerima mencapai 667.305 orang di 17 kabupaten dan kota.
“Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah melalui keterlibatan tenaga kerja dan pelaku usaha lokal,” kata Iman di Kendari, Kamis, 7 Mei 2026.
Ia menjelaskan, pelaksanaan program tersebut saat ini didukung oleh 273 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah Sultra.
Selain menyasar peserta didik, program ini juga menjangkau balita, ibu hamil, ibu menyusui, hingga tenaga kependidikan.
Menurut Iman, Program MBG turut memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja di daerah. Hingga saat ini, sekitar 12.600 tenaga kerja disebut terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.
Pemerintah juga menggandeng berbagai pihak, termasuk TNI dan Polri, untuk membantu distribusi layanan MBG hingga menjangkau seluruh wilayah Sultra sejak April 2026.
Meski demikian, pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait fluktuasi harga bahan baku dan distribusi layanan ke wilayah kepulauan.
Ke depan, pemerintah berencana memperkuat keterlibatan UMKM lokal agar program tersebut tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. (*)








