Baubau, Panjikendari.com – Suasana Hotel Zenith Kota Baubau pada Sabtu pagi, 1 November 2025, tampak lebih ramai dari biasanya. Ratusan guru Raudhatul Athfal (RA) dari berbagai kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara memadati aula hotel. Para pendidik PAUD itu terlihat anggun dengan seragam persatuan masing-masing.
Mereka berkumpul untuk memperingati Milad Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) ke-23. Peringatan ini bukan sekadar seremoni internal, tetapi juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Baubau serta Kementerian Agama.
Asisten III Setda Kota Baubau, La Ode Darussalam, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan Milad IGRA di Kota Baubau. Ia menilai kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan sesama guru RA di Sulawesi Tenggara.
“Usia 23 tahun tentu bukan usia yang muda. Semoga ke depan IGRA semakin maju dan guru-guru RA semakin berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara yang diwakili Kepala Kemenag Kabupaten Buton, H. Mukhtar, S.Ag., M.A., menyebut guru RA memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter anak. Meski pendidikan pertama ada di rumah melalui seorang ibu, namun guru RA adalah sosok penting yang turut menanamkan nilai moral dan akhlak mulia sejak dini.
Ketua PW IGRA Sulawesi Tenggara, Hj. Irna Elyza, S.Psi., M.Pd., mengatakan bahwa Milad ke-23 menjadi momentum untuk memperkokoh dan memperluas peran IGRA sebagai wadah perjuangan para guru RA dalam menghadirkan pendidikan berkualitas.
“Selama 23 tahun, IGRA telah menjadi rumah perjuangan para pendidik anak usia dini yang tak kenal lelah menanamkan nilai iman, akhlak, dan kecintaan pada ilmu. Guru RA adalah pilar pertama pembentukan karakter anak bangsa, dan IGRA hadir untuk memperkuat peran mulia itu,” ungkapnya.
Kegiatan Milad juga turut dihadiri Majelis Hikmah IGRA Sulawesi Tenggara.
Selain seremoni, Milad IGRA ke-23 dimeriahkan dengan berbagai lomba antar-guru RA se-Sultra, seperti Lomba Tahfiz Juz 30, Lomba Paduan Suara, dan Lomba Ranking 1. IGRA Kota Kendari berhasil meraih dua medali emas dari cabang Tahfiz Putra dan Paduan Suara.
Adapun juara Lomba Ranking 1 diraih IGRA Baubau. Untuk Tahfiz Putri, juara 1 diraih IGRA Baubau, juara 2 IGRA Kolaka, serta juara 3 dan 4 diraih perwakilan IGRA Kabupaten Muna. Pada Lomba Paduan Suara, juara 2 dan 3 diraih IGRA Baubau. Pada kategori Tahfiz Putra, hanya ada dua kategori terbaik (juara 1 dan 3) berdasarkan akumulasi nilai, di mana juara 3 diraih perwakilan IGRA Baubau.
“Alhamdulillah IGRA Kota Kendari juga bisa unjuk kemampuan. Semoga prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh guru RA di Kota Kendari untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas sebagai tenaga pendidik anak usia dini,” harap salah satu perwakilan IGRA Kota Kendari. (Fya)






