Buton Selatan Ajukan Pinjaman ke Pusat untuk Bangun Rumah Sakit

- Penulis

Kamis, 2 Januari 2020 - 14:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Buton Selatan La Ode Arusani (kiri) saat memberikan keterangan pers belum lama ini.

i

Bupati Buton Selatan La Ode Arusani (kiri) saat memberikan keterangan pers belum lama ini.

panjikendari.com – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel) terus bergerak mengejar ketertinggalannya. Sebagai daerah yang baru seumur jagung, Pemda Busel tentu paham mana yang harus diprioritaskan.

Dari banyak sektor yang perlu mendapatkan perhatian, salah satunya adalah pelayanan di bidang kesehatan. Sejauh ini, Busel belum memiliki rumah sakit sendiri sebagai pusat pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat dan sebagai pusat rujukan semua Puskesmas yang ada di Busel.

Bupati Busel La Ode Arusani menjelaskan, dalam rangka memenuhi pelayanan kesehatan bagi masyarakat, Pemda Busel pada tahun 2020 ini akan membangun rumah sakit.

Sumber dananya, kata dia, berasal dari pinjaman daerah yang saat ini sedang diajukan ke Direktorat Jenderal Bina Keuangan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Jakarta.

“Kita sedang mengajukan pinjaman ke pusat. Jumlahnya sedikit, hanya Rp 115 miliar. Untuk pembangunan rumah sakit kita butuhkan sekitar Rp 60 miliar, sisanya untuk pembangunan dermaga di beberapa pulau,” terang La Ode Arusani, belum lama ini.

La Ode Arusani menganggap kehadiran rumah sakit sangat penting agar masyarakat Busel tidak jauh-jauh pergi berobat ke Kota Baubau.

“Disamping itu, kita kan sudah gratiskan kesehatan melalui BPJS dengan dana APBD. Kan rugi juga kita kalau biaya kesehatan diklaim oleh rumah sakit di daerah lain,” ucap Arusani.

Oleh karena itu, kata Arusani, dengan keterbatasan anggaran, pihaknya mengajukan pinjaman ke pemerintah pusat agar rumah sakit cepat dibangun.

“Kita sudah ajukan, atas persetujuan DPRD, tinggal melengkapi berkas-berkas yang dibutuhkan oleh Kemendagri. Mudah-mudahan awal 2020 ini sudah bisa disahuti,” harapnya.

Menyinggung mengenai lahan sebagai lokasi pembangunan rumah sakit, Arusani mengaku sudah siap dan tidak ada masalah.

Baca Juga  Pj Wali Kota Kendari Tinjau Lokasi Tambang Pasir Nambo 

Kata dia, pihak Pemda Busel telah menyiapkan lahan kurang lebih 3 hektare di Batauga. Selain itu, sumberdaya manusia seperti dokter  juga sudah siap.

“Tinggal kita menunggu saja dari pusat, saya yakin pasti direspons positif, karena ini menyangkut pelayanan dasar kesehatan bagi masyarakat. Harapan kita tahun 2020 ini sudah bisa dimulai pembangunannya. Tahun 2021 sudah bisa digunakan,” ujarnya. (jie)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan
Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra
KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif
Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana
Kementerian Transmigrasi dan PATRI Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Pangdam Hasanuddin Tinjau Lahan Yon Teritorial Pembangunan di Buton, Siap Pacu Ekonomi Daerah
Amir Hasan Dilantik Jadi Sekda Definitif, Wali Kota Kendari Tekankan Peran Sentral Birokrasi

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Senin, 19 Januari 2026 - 19:17 WITA

Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:14 WITA

Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:32 WITA

KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif

Selasa, 14 Oktober 2025 - 05:26 WITA

Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana

Berita Terbaru