Lagi, Ombudsman Sultra Sidak di RSUD Kolaka dan Bombana

- Penulis

Sabtu, 26 Januari 2019 - 18:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

i

panjikendari.com – Dalam rangka mendorong terselenggaranya pelayanan publik yang prima dan berpihak kepada masyarakat, Ombudsman Sulawesi Tenggara (Sultra) terus melakukan kunjungan atau inspeksi mendadak (sidak) terhadap unit-unit layanan publik di lingkup pemerintah.

Setelah sidak di RSUD Muna dan Konsel, Ombudsman Sultra kembali melakukan hal yang sama di RSUD Kolaka dan Bombana, Kamis, 24 Januari 2019.

Kepala Perwakilan Ombudsman Sultra Mastri Susilo, menyampaikan, berdasarkan kunjungan yang dilakukan di RSUD Benyamin Guluh Kolaka, Ombudsman mengapresiasi layanan di RSUD tersebut.

Menurutnya, pelayanan RSUD Benyamin Guluh Kolaka sudah baik. Produk-produk layanan tentang alur pelayanan dan harga yang ditetapkan sudah dipasang atau diumumkan sehingga mudah diakses oleh masyarakat.

“Lingkungan rumah sakit cukup bersih. Hanya, ada selokan yang mengganggu kenyamanan. Itu terlihat di sekitar ruang perawatan anak. Kami sudah sampaikan agar dibersihkan supaya tidak bau,” tutur Mastri.

Di RSUD Bombana, Mastri menilai, dari segi pelayanan sudah cukup bagus. Hanya, ada fasilitas yang perlu ditingkatkan. “Misalnya bank darah yang sejatinya untuk mendukung kebutuhan darah saat operasi, itu belum ada. Mestinya ini penting, bila perlu harus ada UPT untuk transfusi darah.”

“Pada prinsipnya saya melihat pelayanannya sudah cukup bagus, bersih. Saya juga sempat klarifikasi mengenai sapi masuk rumah sakit yang sempat viral, ternyata karena ada pagar yang roboh tertimpa pohon, dan itu sudah diperbaiki,” kata Mastri.

Selain itu, Mastri mengapresiasi upaya pihak rumah sakit yang menyekolahkan dokter-dokter lokal ke Jakarta untuk selanjutnya dipekerjakan di RSUD Bombana.

“Di RSUD lain kan mereka kontrak dokter WKDS (wajib kerja dokter spesialis) dari Kemenkes. Kalau Bombana tidak, mereka sekolahkan dokter putra daerah. Itu yang menarik untuk dicontoh bagi daerah-daerah lain,” katanya.

Baca Juga  Rusman Emba Bertemu Mensos, Bahas Peningkatan Kesejahteraan Sosial di Muna

Penulis: Jumaddin Arif

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan
Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra
KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif
Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana
Kementerian Transmigrasi dan PATRI Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Pangdam Hasanuddin Tinjau Lahan Yon Teritorial Pembangunan di Buton, Siap Pacu Ekonomi Daerah
Amir Hasan Dilantik Jadi Sekda Definitif, Wali Kota Kendari Tekankan Peran Sentral Birokrasi

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Senin, 19 Januari 2026 - 19:17 WITA

Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:14 WITA

Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:32 WITA

KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif

Selasa, 14 Oktober 2025 - 05:26 WITA

Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana

Berita Terbaru