Kemenkumham Sultra Deklarasi Janji Kinerja dan Canangkan Zona Integritas

- Penulis

Jumat, 11 Januari 2019 - 17:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

i

panjikendari.com – Dalam rangka pencapaian target kinerja tahun 2019 dan upaya mewujudkan satuan kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan apel komitmen janji kinerja tahun 2019.

Apel komitmen janji kinerja tersebut dirangkaikan dengan pencanangan pembangunan satuan kerja zona integritas menuju WBK dan WBBM.

Acara tersebut berlangsung di lapangan upacara Kantor Kemenkumham Sultra, Kamis, 10 Januari 2019, diikuti seluruh pegawai lingkup Kemkumham Sultra yang ada di Kendari, dan dihadiri Kapolda Sultra Brigjen Pol Iriyanto, Kajati Sultra Mudim Aristo, dan Kepala Perwakilan Ombudsman Sultra Mastri Susilo.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kakanwil Kemenkumham Sultra Sofyan, mengatakan, acara ini adalah bagian dari langkah pertama dalam mengokohkan komitmen untuk mewujudkan good governance di lingkungan Kemenkumham yang tentu saja akan berkontribusi positif bagi pembangunan hukum dan HAM di Indonesia.

“Saya harap acara ini bukan bersifat seremonial saja, tetapi benar-benar dimaknai sebagai persiapan kita bekerja di tahun 2019. Jadikan momentum ini sebagai fondasi dasar bagi keberhasilan kita di tahun 2019,” kutip Sofyan.

Disampaikan, target kinerja yang telah disusun dan disepakati sebagai salah satu instrumen kerja, untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Deklarasi kinerja yang sudah kita ucapkan tadi, adalah bentuk komitmen dalam melaksanakan target-target yang telah disepakati.”

“Demikian juga dengan pencanangan zona integritas dan penandatanganan pakta integritas adalah bagian dari ikhtiar kita dalam mewujudkan Kemenkumham untuk terus berintegritas, bersih, dan bebas korupsi,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman Sultra Mastri Susilo, mengatakan, sebagai salah satu tim penilai nasional bersama Menpan-RB dan KPK, Ombudsman memberikan apresiasi kepada Kemenkumham yang telah mencanangkan zona integritas menuju WBK dan WBBM.

Menurut Mastri, peningkatan kinerja dan pelaksanaan zona integritas merupakan perintah Menpan dan RB melalui Permenpan dan RB No 52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di Lingkungan Instansi Pemerintah.

“Ini dilakukan untuk meningkatkan trust masyarakat terhadap layanan publik di unit-unit pelayanan publik,” kata Mastri.

Kata Mastri, pasca-pencangan ini, tim akan menilai apakah unit-unit layanan masuk wilayah WBK dan WBBM dalam tahun berjalan.

Ia menyebutkan,  pada tahun 2018 lalu, ada banyak institusi atau unit layanan, baik vertikal maupun provinsi dan kabupaten/kota diusulkan ke pusat, namun tidak ada satupun yang masuk WBK dan WBBM.

Mastri berharap, kegiatan pencanangan zona integritas ini dapat diikuti oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

“Karena ini adalah perintah Menpan-RB maka diharapkan setiap jenjang pemerintahan dapat menunjuk salah satu atau beberapa institusi di lingkup pemerintahannya untuk melaksanakan ini,” tekannya.

Mantan Ketua HMI Cabang Kendari ini pun berharap, dari beberapa institusi yang ditunjuk, dapat ditetapkan sebagai wilayah yang bebas korupsi dan wilayah yang bersih melayani sesuai kriteria yang ditentukan.

“Ada kriterianya, itu ada dalam Kemenpan-RB tadi. Harapan kita begitu. Ada salah instansi yang ditunjuk dan masuk sebagai WBK dan WBBM,” harapnya.

Penulis: Jumaddin Arif

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan
Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra
KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif
Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana
Kementerian Transmigrasi dan PATRI Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Pangdam Hasanuddin Tinjau Lahan Yon Teritorial Pembangunan di Buton, Siap Pacu Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 16:37 WITA

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Senin, 19 Januari 2026 - 19:17 WITA

Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:14 WITA

Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:32 WITA

KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif

Berita Terbaru