panjikendari.com – Pemerintah Sulawesi Tenggara (Sultra) akan melakukan lelang kurang lebih 1.000 paket pekerjaan infrastruktur pada tahun 2019 ini.

Hal itu diungkapkan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Setda Pemprov Sultra, Rony Yakob Laute, sesaat sebelum acara Ngopi Bareng Gubernur Sultra di rumah jabatan gubernur Sultra, Senin, 14 Januari 2019.

Dari sekitar 1.000 paket yang akan ditender tersebut, Rony belum bisa memprediksi berapa anggaran yang akan digunakan. Pastinya, kata dia, paket-paket yang ada nilainya bervariasi.

“Ada yang 2 miliar, 10 miliar,  20 miliar, 30 miliar. Bervariasi. Tapi saya belum bisa prediksi (total anggaran). Pastinya, ada sekitar 1.000 paket kegiatan yang akan ditender,” sebut Rony.

Menurut dia, anggaran 1.000 paket kegiatan tersebut bersumber dari APBD Sultra 2019 yang mencapai Rp 4,2 triliun. Paket-paket tersebut akan menyentuh agenda-agenda strategis Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra Ali Mazi – Lukman Abunawas (AMAN).

“Misalnya; perpustakaan, rumah sakit jantung, gedung mahasiswa, jalan toronipa, dan masih banyak lagi. Desainnya sudah berlangsung, tinggal fisiknya, sedang berproses. Kita akan mencari pengusaha yang kapabel,” ujarnya.

Jika dibandingkan dengan tahun 2018, jumlah paket proyek tahun 2019 tergolong meningkat. Pada tahun 2018, sebut Rony, proyek infrastruktur yang dilelang sejumlah 580 paket dengan anggaran ratusan miliar.

Selain itu, pada tahun 2018, lanjut dia, ada Rp 22 miliar dana efisiensi hasil saving dari tender-tender proyek APBD tahun 2018 yang didistribusi ke APBD-Perubahan 2018. Dana tersebut juga dialokasikan untuk pendanaan program-program strategis AMAN.

Penulis: Jumaddin Arif

Beri Komentar