Video: Detik-detik Uang untuk Beli Kain Kafan Milik Kakek 70 Tahun Dijambret dari Pangkuannya

- Penulis

Sabtu, 28 November 2020 - 23:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua pemuda sedang mengincar tas milik seorang kakek di Baubau.

i

Dua pemuda sedang mengincar tas milik seorang kakek di Baubau.

Panjikendari.com – Seorang kakek berumur 70 tahun di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, menjadi korban penjambretan dua pemuda. Aksi kejahatan tersebut terekam CCTV salah satu bank di Jalan Kartini Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Dari video yang beredar, dua orang begal menggunakan sepeda motor jenis Yamaha matic. Dalam rekaman CCTV itu, terlihat bahwa aksi terjadi pada Sabtu siang, 28 November 2020, pukul 12.00 Wita.

Dalam video berdurasi 13 detik tersebut, seorang pengemis yang diketahui bernama La Makmur dijambret dua pemuda di Jalan Kartini, tepatnya depan Bank Pembangunan Daerah (BPD) atau Bank Sultra Cabang Baubau.

Dalam video itu juga tampak pengemis tersebut sempat tersungkur saat ingin mempertahankan tas yang diambil oleh jambret tersebut.

Dikutip dari suryametro.net, La Makmur menjelaskan, awalnya kedua pelaku mengajaknya makan. Namun dia (korban) tidak mau dan kedua pelaku langsung merampas tas yang ada di pangkuannya.

“Dia ajak makan tapi saya tidak mau, saya lihat matanya di tas terus,” kisahnya.

Dia juga menambahkan, uang yang dijambret merupakan hasil meminta-minta selama dua bulan yang sengaja dikumpulkannya untuk persiapan membeli kain kafan.

“Untuk beli kain kafanku kasihan. Cuman itu uangku sudah tidak ada lagi,” kata La Makmur dengan mata berkaca-kaca.

Informasi yang dihimpun suryametro.net, La Makmur baru berada di sekitar Bank Sultra Cabang Baubau sekitar seminggu terakhir. Ia biasanya berada di sekitar lokasi penjualan tiket depan pelabuhan Murhum Kota Baubau. (jie)

Facebook Comments
Baca Juga  KPK Tangkap Tangan Bupati Buton Selatan

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:53 WITA

Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Berita Terbaru