TP PKK Kendari Berbagi Sembako di Perkampungan Nelayan

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2020 - 18:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TP PKK Kota Kendari menyambangi perkampungan nelayan membagikan sembako kepada masyarakat nelayan, Jumat, 15 Mei 2020.

i

TP PKK Kota Kendari menyambangi perkampungan nelayan membagikan sembako kepada masyarakat nelayan, Jumat, 15 Mei 2020.

Panjikendari.com – Tim Penggerak PKK Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menyambangi perkampungan nelayan yang ada di Kelurahan Petoaha dan Kelurahan Talia Kendari untuk berbagi paket sembako kepada warga kurang mampu atau prasejahtera di tempat itu, Jumat, 15 Mei 2020.

Pembagian paket sembako tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kota Kendari, Hj Sri Lestari Sulkarnain didampingi lurah setempat dengan 153 keluarga peneriman manfaat (KPM) di Kelurahan Talia dan 160 KPM di Kelurahan Petoaha sehingga total 313 paket sembako.

Untuk mencapai titik atau lokasi perkampungan nelayan tersebut tidaklah mudah karena jalurnya tidak bisa ditempuh menggunakan kendaraan roda empat dari jalur utama, sehingga ibu-ibu tangguh tersebut harus berjalan kaki melewati jalan bebatuan yang sedikit berlumpur.

Sementara kondisi rumah warga, sebagian ada yang berbentuk rumah panggung dan di bawah rumah panggung tersebut tergenang air laut kalau kondisi pasang.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kendari, Hj Sri Lestari Sulkarnain (kiri), turun ke perkampungan nelayan membagikan sembako kepada masyarakat kurang mampu di wilayah itu.

“Jadi tadi ini pembagian sembako sebagaimana yang kami lakukan pada hari sebelumnya yakni dua kelurahan per hari. Dan hari ini di Kelurahan Talia dan Kelurahan Petoaha,” katanya.

Dikatakan, dua kelurahan tersebut permukiman tepat berada di bibir pantai Teluk Kendari, bahkan sebagian rumah berbentuk pangung karena di bawah rumah ada genangan air laut dan dihuni banyak berprofesi nelayan bahkan sebagian kepala keluarga adalah para janda.

“Sejauh yang kami datangi kondisinya memang memprihatinkan dan kadang buat kita terenyuh. Khususnya perkampungan nelayan, untuk menjangkau rumah warga kadang kita harus melewati jalan titian yang terbuat dari papan dan kadang hanya dua buah balok yang berjarak,” katanya.

Yang lebih memprihatinkan lagi kata Sri Lestari, kondisi rumah warga yang dindingnya terbuat dari terpal atau bahkan lantai semen yang sudah terkelupas yang masih jauh dari kondisi layak.

Baca Juga  Lima Nelayan Wakatobi yang Terombang-Ambing di Laut Akhirnya Berhasil Diselamatkan

“Dua tahun lalu, juga saya datang di kelurahan ini, bahkan ada yang lantai rumahnya dari tumpukan kulit kerang yang biasa disebut “kalandue” oleh orang lokal. Sangat memprihatinkan, sangat tidak memenuhi standar kesehatan. Bahkan saat itu sempat menitikkan air mata, kami datangnya juga bareng ibu-ibu PKK kota. Alhamdulillah tahun ini saya datang sudah baik, dinding dan lantainya sudah menggunakan papan. Tadi sudah bisa tersenyum, bahkan ibu-ibu sempat bercanda,” tutur Sri Sulkarnain yang juga merupakan Ketua Dekranasda Kota Kendari ini.

Untuk warga yang kondisi rumahnya membaik dari dua tahun lalu kata Sri Lestari, itu karena berkat adanya bantuan bedah rumah.

“Kata mereka, sudah dapat bantuan bedah rumah, sehingga kondisi rumah sudah agak mendingan. Walaupun masih ada yang kurang layak, tetapi Alhamdulillah lebih baik dari sebelumnya,” katanya.

Khusus untuk jalan lingkungan kata Sri, meskipun belum representatif tetapi sudah agak bagus, dan lebih tertata dibanding saat berkunjung dua tahun lalu.

“Nah, yang menjadi perhatian saat ini perlu sosialisasi juga para pendampingan berbagai program di tempat itu tentang pola hidup bersih dan sehat. Karena di sekitar rumah mereka, khususnya di bawah rumah panggung masih banyak sampah plastik mengapung,” katanya. (man/jie)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru