Sukses Tata Bungkutoko-Petoaha, Pemkot Kendari ‘Sulap’ Lagi Pudai-Lapulu

- Penulis

Selasa, 13 April 2021 - 23:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, didampingi Kepala Bappeda Kota Kendari, Ridwansyah Taridala, saat memaparkan rencana penataan kawasan permukiman di Kelurahan Pudai-Lapulu di hadapan pihak BPPW Sultra, Selasa, 13 April 2021.

i

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, didampingi Kepala Bappeda Kota Kendari, Ridwansyah Taridala, saat memaparkan rencana penataan kawasan permukiman di Kelurahan Pudai-Lapulu di hadapan pihak BPPW Sultra, Selasa, 13 April 2021.

Panjikendari.com – Pemerintah Kota Kendari terus menunjukkan inovasinya dalam menata kawasan permukiman kumuh di daerah itu. Setelah sukses menata kawasan Bungkutoko-Petoaha melalui program kota tanpa kumuh (Kotaku), Pemkot Kendari berencana akan membenahi kawasan Pudai-Lapulu.

Rencana tersebut telah diusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tenggara, di Kantor BPPW Sultra, Selasa, 13 April 2021.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengakui, program Kotaku seperti yang telah dilakukan di Bungkutoko-Petoaha memberikan manfaat positif bagi masyarakat.

Ia berharap, program yang telah sukses dilakukan di Kelurahan Bungkutoko-Petoaha ini juga dapat dilanjutkan dan terlaksana dengan baik di Kelurahan Pudai-Lapulu.

Sulkarnain Kadir mengatakan, sejauh ini tidak ada kendala yang dirasakan oleh Pemkot Kendari dalam program Kotaku di Pudai-Lapulu ini, namun Kementerian PUPR meminta kepada Pemkot Kendari untuk segera melengkapi dan membenahi dokumen terkait program Kotaku, sehingga program tersebut dapat segera terlaksana.

“Kita sudah paparkan ke PUPR terkait penanganan skala kawasan Pudai-Lapulu. Kita diberi waktu membenahi dokumen yang telah diajukan, tapi secara umum tidak ada kendala. Kita akan merubah landscape kawasan ini, seperti pemukiman, sampah, air bersih. Kita berharap semua bisa secepatnya dituntaskan. Semua syarat-syaratnya semoga bisa segera disetujui,” kata Sulkarnain.

Kepala Bappeda Kota Kendari Ridwansyah Taridala, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa luas lahan Pudai-Lapulu yang akan direnovasi dalam Program Kotaku sekitar 14,7 hektare.

Kawasan tersebut akan direnovasi menjadi kawasan permukiman yang lebih layak dan nyaman untuk ditinggali sekaligus juga mengurangi kawasan kumuh di Kota Kendari. Penanganan yang akan dilakukan adalah penataan lingkungan seperti permukiman, sampah, dan air bersih di sekitar wilayah tersebut.

Baca Juga  KUA-PPAS Disetujui, Wakil Wali Kota Kendari Berterima Kasih kepada DPRD

Ridwansyah juga menambahkan bahwa Pemkot Kendari telah melakukan sosialisasi kepada 52 kepala keluarga yang tinggal di wilayah terdampak di Pudai-Lapulu agar dapat bekerja sama dengan pemerintah untuk menata kawasan tempat tinggal mereka menjadi kawasan yang lebih layak untuk ditinggali. Sementara itu, masyarakat yang terdampak tersebut akan dipindahkan sementara ke rumah susun selama 1 tahun secara gratis.

“Bagi permukiman yang terdampak, Pemkot Kendari telah menyiapkan rusun. Dipersilakan menempati rusun tersebut selama 1 tahun hingga program renovasi kawasan Pudai-Lapulu ini rampung,” ungkapnya. (jie)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru