panjikendari.com – Kapolda Sultra, Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Iriyanto punya cara tersendiri dalam mengunjungi anak buahnya di daerah-daerah.

Bila pejabat-pejabat Polri setingkat Jenderal lebih nyaman menggunakan roda empat dalam melakukan Kunjungan Kerja (Kunker), maka Iriyanto lebih memilih naik motor. Seperti halnya dilakukan di Kabupaten Muna, Rabu, 16 Januari 2019.

Jenderal bintang satu itu memilih naik motor trail untuk menyasar wilayah Muna dan Muna Barat (Mubar). Kapolda beserta petinggi Polda yang didampingi Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Parentongan Sinaga star dari Polres, lalu singgah di Polsek Katobu untuk bertatap muka bersama Wakil Bupati Muna, Abdul Malik Ditu, berserta masyarakat. Kemudian rombongan melanjutkan perjalanan ke Polsek Tampo. Setelah itu, mereka menuju Kabupaten Mubar.

Kapolda tampak lincah mengendarai motor trail bernomor polisi XX 1 bertuliskan Gegana. Medan terjal menuju Mubar mampu ditaklukkan orang nomor satu di Polda Sultra itu. Tiba di Mubar, Kapolda disambut oleh Bupati Mubar LM Rajiun Tumada beserta jajarannya dan klub motor trail.

Dalam Kunkernya itu, Iriyanto terus menyampaikan pesan-pesan agar masyarakat tetap menjaga Kamtibmas. Sebagai bentuk kepedulian terhadap organisasi kepemudaan, Iriyanto memberikan bantuan perlengkapan olah raga.

Iriyanto mengungkapkan rasa terima kasih dan puji syukur pada seluruh masyarakat yang telah menjaga Kamtibmas. Katanya, beberapa tahun lalu, wilayah Muna masuk garis merah, karena dampak dari Pilkada 2015 lalu.

Namun, saat ini situasi sudah kondusif. Terbukti saat Pilkada Mubar beberapa waktu lalu, situasi keamanan kondusif. “Saya mengucapkan terima kasih pada seluruh elemen masyarakat, TNI dan Pemkab yang telah mendukung Polri dalam menjaga Kamtibmas,” katanya.

Iriyanto menerangkan, kedatangannya di Muna dan Mubar untuk lebih dekat mengenal daerah itu. Karena, seluruh daerah di Sultra dominan ditempati oleh masyarakat Muna.

“Selama delapan bulan menjabat, baru hari ini saya berkesempatan hadir disini (Muna-Mubar). Saya ingin lebih mengenal kedua daerah ini, karena masyarakat di Sultra dominan dari suku Muna,” tukasnya.

Penulis: Kinong
EditorĀ  : Sarfiayanti

Beri Komentar