Rekayasa Kesuburan Tanah melalui Pemanfaatan Vegetasi Sekunder sebagai Pupuk Organik dan Pengairan Model Sprinkler pada Kelompok Tani di Kelurahan Mokoau Kota Kendari

- Penulis

Senin, 5 September 2022 - 17:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim KKN Tematik UHO 2022 di lokasi Demplot/Kebun Percontohan Kelompom Tani Nanga-Nanga Makmur di kelurahan Mokoau RT 12 Kecamatan Kambu Kota Kendari.

i

Tim KKN Tematik UHO 2022 di lokasi Demplot/Kebun Percontohan Kelompom Tani Nanga-Nanga Makmur di kelurahan Mokoau RT 12 Kecamatan Kambu Kota Kendari.

Vegetasi sekunder yang banyak tersedia namun belum secara maksimal dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk merekayasa kesuburan tanah dan sumber hara bagi tanaman budidaya dan juga system pengairan/metode penyiraman tanaman. Oleh karena itu Tim dosen melakukan pengabdian kepada masyarakat bersama mahasiswa dalam bentuk KKN Tematik.

Pengabdian dilakukan pada kelompok tani Nanga-nanga Makmur dengan jumlah anggota 20 orang. Kelompok tani ini berada di Nang-nanga Kelurahan Mokoau Kecamatan Kambu Kota Kendari, yang umumnya melakukan usaha budidaya tanaman sayuran seperti kangkung, bayam maupun cabe besar.

Salah satu Dosen Pembimbing lapangan KKN Tematik, Dr. Zulfikar, S.P., M.P, menguraikan bahwa permasalahan yang dijumpai yakni kesuburan tanah di Nanga-nanga umumnya kurang subur sehingga diperlukan suatu rekayasa untuk meningkatkan kesuburan tanahnya.

Selain itu menurut mantan Ketua Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian UHO ini, system budidaya sayuran yang dilakukan belum menerapkan system pengairan yang baik, dimana air menjadi salah satu kunci penting dalam budidaya tanaman untuk menjamin produktivitas tanaman yang lebih tinggi terutama budidaya tanaman sayuran.
Ketua tim Dr. Tresjia C Rakian, M.P juga menjelaskan bahwa berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh kelompok tani tersebut, Tim KKN Tematik merumuskan program untuk menjawab permasalahan yang dihadapi kelompok tani melalui pelibatan kelompok tani.

Panen di Demplot Kelompok Tani.

Adapun programnya yaitu (1) melakukan bimbingan teknis pembuatan pupuk organic dengan memanfaatkan vegetasi sekunder yang ada di sekitar masyarakat untuk rekayasa kesuburan tanah, dan (2) teknologi penggunaan sprinkler untuk penyiraman.
Program diaplikasikan dalam bentuk kebun percontohan (demplot) pada lahan/kebun ketua kelompok tani yaitu Bapak Laode Nasir, dengan tujuan untuk memperlihatkan kepada kelompok tani pola penerapan rekayasa kesuburan tanah dan teknologi sprinkler tersebut, ujar Kepala Laboratorium Agroteknologi tersebut.

Baca Juga  Terapkan Program PPK, SDN 06 Poasia Tingkatkan Disiplin Guru dan Murid

Kegiatan KKN Tematik dilakukan selama 30 hari, dan hasil dari pelaksanaan program yang dijalankan oleh Tim KKN tematik bersama kelompok tani sangat baik, dimana anggota kelompok tani sangat antusias mengikuti pelatihan, praktek pelaksanaan yang diberikan oleh Tim KKN Tematik sehingga menambah pengetahuan anggota kelompok tani.

Panen di Demplot Kelompok Tani.

“Vegetasi sekunder dan pengairan menggunakan sprinkler mempunyai dampak terhadap peningkatan hasil tanaman sayuran,” ungkap Ketua Kelompk Tani Nanga-nanga, Makmur La Ode Nasir.

Saat panen sayuran di lokasi demplot ikut menghadiri Lurah Mokoau, Ketua RT 12 dan anggota kelompok tani. “Kami sangat berterima kasih kepada Fakultas Pertanian UHO yang telah memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan kepada anggota kelompok tani, utamanya kami ucapkan terima kasih kepada Ketua Tim KKN Tematik Ibu Dr.Tresjia C Rakian, M.P, kepada anggota tim Bapak Dr.Hamirul Hadini, Dr. Resman, Agustono Slamet, M.P, La Ode Rustam, M.Sc dan kepada mahasiswa yang terlibat dalam pelaksanaan KKN Tematik ini,” tutupnya. (**)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Peletakan Batu Pertama GOR UM Kendari, Sultra Perkuat Infrastruktur Pendidikan Tinggi
Kepala BB Sultra Sapa Siswa SMAN 2 Kendari Bawa Pesan Mendikdasmen
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
MI Al-Istiqomah Kendari Terapkan Cara Unik PPDB, Jaring Siswa Lewat Lomba Edukatif Anak Usia Dini
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 1 April 2026 - 20:50 WITA

Peletakan Batu Pertama GOR UM Kendari, Sultra Perkuat Infrastruktur Pendidikan Tinggi

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:34 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Terapkan Cara Unik PPDB, Jaring Siswa Lewat Lomba Edukatif Anak Usia Dini

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Berita Terbaru