Politikus Demokrat: Gaya Membangun Rusman Emba Terkesan Mubazir

- Penulis

Selasa, 3 November 2020 - 12:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politikus Demokrat Muna, Cahwan, saat berorasi pada kampanye paslon La Ode M Rajiun Tumada dan H La Pili di Mangga Kuning, Senin, 2 November 2020. (Foto: Abdul Hasmid/panjikendari.com)

i

Politikus Demokrat Muna, Cahwan, saat berorasi pada kampanye paslon La Ode M Rajiun Tumada dan H La Pili di Mangga Kuning, Senin, 2 November 2020. (Foto: Abdul Hasmid/panjikendari.com)

panjikendari.com – Sikap skeptis terhadap kinerja Rusman Emba selama memimpin Kabupaten Muna kembali mencuat ke permukaan. Kali ini sorotan dilontarkan pentolan politik Partai Demokrat Muna, Cahwan.

Tim penjaringan Divisi Informasi dan Publikasi PD Muna itu menilai, gaya membangun Rusman Emba cenderung kurang tepat sasaran. Kondisi itu dipicu oleh proses perencanaan relatif kurang matang dan terukur.

“Pembangunan infrastruktur misalnya ya asal bangun saja. Membangun yang baik itu konsepnya harus mengakomodasi dua hal yaitu inovasi perencanaan dan kolaborasi. Nah, kalau kita kaji dari dua aspek itu. muaranya nyaris ndak jelas sama sekali,” ungkap Wakil Ketua DPRD Muna itu, Senin, 2 November 2020.

Dari sisi inovasi pembangunan, lanjut dia, Rusman Emba sama sekali tidak memiliki inovasi dalam membangun baik dari fisik maupun penganggaran. Pembangunan fisik daerah tidak merangsang kota untuk berubah, sedangkan dari aspek penganggaran juga kreativitasnya tumpul karena gagal mendorong tumbuhnya iklim investasi daerah.

Dicontohkan, pembangunan Jalan Warangga menuju Watopute dengan nilai anggaran Rp2,5 miliar dianggap hanya syahwat besar membangun tanpa kalkulasi yang lebih rasional sehingga hasilnya pun kelihatan amburadul.

“Pembangunan Jalan Warangga  tidak memiliki konsep perencanaan, bayangkan saja sudut elevasi  jalannya tinggi sebelah. Lalu Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Pola, itu sempat jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Nanti DPRD rekomendasikan baru dikerjakan,” terangnya.

Mega proyek lain adalah penimbunan laut Motewe. Proyek senilai Rp33 miliar itu malah mangkrak tanpa hasil. Padahal digagas sejak tahun 2017, tetapi perkara izin Amdal saja belum beres sehingga pembangunan terkatung-katung.

“Sayang uang miliaran habis percuma tanpa hasil. Coba kalau anggaran itu didorong pada percepatan infrastruktur di pedesaan mungkin jauh lebih positif dampak yang dirasakan masyarakat. Rezim pemerintahan periode ini kacau sekali,” katanya.

Baca Juga  5 Sandal Birkenstock Wanita Yang Bagus dan Populer

Dia menambahkan, dari aspek kolaborasi pembangunan juga belum tercipta selama ini. Kabupaten Muna jalan sendiri membangun tanpa melihat aspek kelebihan daerah lain yang bisa disimbiosis secara optimal.

“Kabupaten Muna itu kan ada beberapa kabupaten lain di sekeliling. Kalau koordinasi pembangunan dibangun dengan baik dengan daerah lain, saya pastikan Muna jauh lebih berbeda. Tetapi pola pikir tidak sampai ke situ, kita malah mengandalkan diri sendiri,” tuturnya.

Dasar itu, Partai Demokrat serta seluruh partai pengusung dan pendukung menyerukan akan mencabut mandat Bupati muna periode 2015-2020, dan kita menangkan La Ode M Rajiun Tumada dan La Pili periode 2021-2026 pada 9 Desember mendatang. (Hasmid)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan
Direktur PT Tiran Nusantara Group: Kesehatan Karyawan Kunci Produktivitas Perusahaan

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:21 WITA

Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan

Berita Terbaru