Petinggi PPP Tanggapi Aksi Pengibaran Bendera Israel di Papua

- Penulis

Sabtu, 19 Mei 2018 - 00:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Panjikendari.com – Belakangan ini warganet dihebohkan dengan adanya video pengibaran bendera Israel oleh sekelompok orang di Papua. Dalam video itu, beberapa warga tampak berpesta sambil mengibar-ngibarkan sejumlah bendera berlambang Bintang Daud.

Tidak hanya itu, mereka juga melakukan konvoi dengan menggunakan kendaraan sambil membawa serta bendera tersebut. Diduga, video itu dibuat pada tahun 2016.

Video itu banyak mengundang reaksi para pegiat media sosial. Tak jarang, komentar bernada kritis terhadap pemerintah, menghiasi beranda penyebar video. Bukan saja di media sosial, tanggapan beragam juga datang dari berbagai kalangan.

Wakil Ketua Umum DPP PPP Arwani Thomafi dalam siaran persnya yang diterima sejumlah media, Jumat, 18 Mei 2018, menyampaikan, pengibaran bendera Israel merupakan tindakan yang melawan konstitusi.

Hal itu, kata dia, bertentangan dengan semangat konstitusi sebagaimana tertuang di alinea pertama pembukaan UUD 1945 yang secara tegas menolak setiap bentuk penjajahan di muka bumi ini.

“Israel secara nyata dan terang telah melakukan penjajahan di Palestina. Aparat penegak hukum harus memastikan setiap tindakan masyarakat tidak bertentangan dengan konstitusi,” kata Arwani Thomafi.

Arwani mengatakan, seluruh bangsa Indonesia harus mendukung penuh kemerdekaan Palestina dan menolak setiap tindakan yang makin menjauhkan kemerdekaan Palestina. Ia mendesak pemerintah bersikap lebih agresif mencegah dan mengendurkan eskalasi di Palestina serta memastikan segera kemerdekaan di Palesitna.

“Keikutsertaan Indonesia dalam forum internasional kerjasama negara-negara harus dimanfaatkan untuk mendukung kemerdekaan Palestina,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan Amerika Serikat yang menempatkan Jerusalem sebagai kantor kedutaan besarnya merupakan tindakan yang mencederai upaya damai yang dirintis selama ini.

“Belum lagi sikap Israel yang menembak 58 warga Palestina merupakan tindakan kejahatan yang tidak bisa ditolelir,” tutur Ketua Fraksi PPP MPR RI ini. (panjikendari)

Facebook Comments
Baca Juga  JaDI Sultra Kecam Tindakan Represif Aparat saat Aksi Tolak Tambang

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Lansia Hilang di Kebun Desa Wasuamba Ditemukan Selamat
Pencarian Lansia Hilang di Kebun Desa Wasuamba Memasuki Hari Kedua, Tim SAR Perluas Area Sisir
Lansia Hilang di Kebun Desa Wasuamba, Basarnas Kerahkan Tim SAR Baubau
Longboat Patah Baling-Baling di Perairan Muna, Basarnas Evakuasi 8 Penumpang Selamat
Mabes Polri Diminta Copot Kapolres Konawe Utara Imbas Maraknya Tambang Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:33 WITA

Lansia Hilang di Kebun Desa Wasuamba Ditemukan Selamat

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:52 WITA

Pencarian Lansia Hilang di Kebun Desa Wasuamba Memasuki Hari Kedua, Tim SAR Perluas Area Sisir

Selasa, 20 Januari 2026 - 23:28 WITA

Lansia Hilang di Kebun Desa Wasuamba, Basarnas Kerahkan Tim SAR Baubau

Berita Terbaru