Pemkot Kendari Izinkan PKL Berjualan di Kawasan Teluk Kendari

- Penulis

Rabu, 14 Agustus 2019 - 20:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plh Wali Kota Kendari Nahwa Umar.

i

Plh Wali Kota Kendari Nahwa Umar.

panjikendari.com – Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tengara (Sultra), mengizinkan puluhan pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan di kawasan Teluk Kendari atau Kendari Beach, dengan syarat para pedagang harus menaati aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah kota.

Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Kendari Nahwa Umar mengatakan, Pemkot tidak ingin melihat para pedagang yang usai menjual, bangunannya tidak dibongkar karena dapat mengganggu keindahan kota.

“Kita sudah sampaikan, pedagang yang tidak bongkar tendanya setelah menjual, kita yang akan bongkar, karena kalau tidak dibongkar, kelihatan kumuh, sehingga mengganggu keindahan kota,” kata Nahwa Umar, di Kendari, Rabu 14 Agustus 2019.

Nahwa menegaskan, bagi pedagang yang tidak menaati aturan, maka akan ditindak tegas. Apalagi pedagang tersebut tidak dikenakan tarif retribusi sehingga diharapkan tidak berjualan sembarangan.

“Kenyataannya barangnya disimpan di situ, sampahnya juga dibuang di situ, itu kan tidak bagus, sehingga menyebabkan lingkungan pantai nampak kotor yang pada akhirnya Dinas Kebersihan menjadi sorotan, makanya kita larang,” ungkap Nahwa.

Walaupun diperbolehkan, aparat keamanan akan tetap berjaga-jaga di sekitar Kendari Beach untuk menertibkan jikalau pedagang tidak menaati aturan.

“Seluruh pedagang tersebut nantinya akan ditertibkan dan ditempatkan di area tambat labuh dan bangunan pendopo usai tuntas dikerjakan,” katanya. (man/jie)

Facebook Comments
Baca Juga  Pandemi Covid-19, Lomba Agustusan di Muna Barat Ditiadakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan
Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra
KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif
Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana
Kementerian Transmigrasi dan PATRI Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Pangdam Hasanuddin Tinjau Lahan Yon Teritorial Pembangunan di Buton, Siap Pacu Ekonomi Daerah
Amir Hasan Dilantik Jadi Sekda Definitif, Wali Kota Kendari Tekankan Peran Sentral Birokrasi

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Senin, 19 Januari 2026 - 19:17 WITA

Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:14 WITA

Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:32 WITA

KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif

Selasa, 14 Oktober 2025 - 05:26 WITA

Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana

Berita Terbaru