Pemkot Kendari Berkomitmen Lindungi Kawasan Pertanian dari Alih Fungsi Lahan

- Penulis

Kamis, 10 Oktober 2019 - 23:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian Dakota Kendari, Siti Ganef.

i

Kepala Dinas Pertanian Dakota Kendari, Siti Ganef.

panjikendari.com – Pemerintah Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berkomitmen untuk mempertahankan dan melindungi kawasan pertanian di daerah itu dari kegiatan alih fungsi lahan menjadi kawasan permukiman.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kendari, Siti Ganef, di Kendari, Kamis 10 Oktober 2019 mengatakan seiring perkembangan dan pertambahan penduduk kota Kendari juga membutuhkan lahan yang luas untuk kawasan permukiman warga.

“Karena itu, kami terus berupaya melindungi lahan pertanian produktif yang tersebar di sejumlah daerah sentra pertanian agar tidak produksi padi tetap meningkat,” katanya.

Dikatakan, Kota Kendari saat ini memiliki kawasan pertanian lahan sawah seluas 850 hektare yang tersebar pada dua titik yakni kawasan Amohalo Baruga dan kawasan Labibia Kecamatan Mandonga.

“Lahan pertanian khusus sawah yang paling luas itu di Amohalo seluas 700 hektare, sedangkan di Labibia seluas 150 hektare,” katanya.

Ia mengaku, kota memiliki lahan yang tidak luas sehingga yang biasa menjadi korban adalah kawasan pertanian yang dialihfungsikan menjadi kawasan pemukiman.

“Inilah yang akan kami jaga dan kawal.
Kami terus mengimbau warga agar tidak melepas atau menjual sawahnya untuk pemukiman baru,” katanya. (man/jie)

Facebook Comments
Baca Juga  Suasana Haru Selimuti Kedatangan Empat Mahasiswi Sultra dari China

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan
Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra
KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif
Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana
Kementerian Transmigrasi dan PATRI Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Pangdam Hasanuddin Tinjau Lahan Yon Teritorial Pembangunan di Buton, Siap Pacu Ekonomi Daerah
Amir Hasan Dilantik Jadi Sekda Definitif, Wali Kota Kendari Tekankan Peran Sentral Birokrasi

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Senin, 19 Januari 2026 - 19:17 WITA

Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:14 WITA

Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:32 WITA

KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif

Selasa, 14 Oktober 2025 - 05:26 WITA

Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana

Berita Terbaru