Pemkot Kendari Akan Launching Kebun Raya Sebelum HPS

- Penulis

Senin, 9 September 2019 - 19:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (kiri) saat menerima cenderamata dari Wakil Wali Kota Payakumbuh, H Erwin Yunaz.

i

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (kiri) saat menerima cenderamata dari Wakil Wali Kota Payakumbuh, H Erwin Yunaz.

panjikendari.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari memastikan akan melaunching Kebun Raya Kendari (Camping Ground) sebelum peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-39 pada 2 hingga 5 November mendatang.

Hal ini diungkapkan Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, Senin, 9 November 2019, kepada sejumlah awak media usai kegiatan pemaparan kesuksesan implementasi Surat Perintah Perjalanan Dinas elektronik (e – SPPD) oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz di salah satu rumah makan Kota Kendari.

“Kemungkinan tanggal 20 Oktober, tetapi masih kita koordinasikan dengan pihak LIPI dan Kebun Raya Bogor. Sebab kita akan undang seluruh daerah se Indonesia yang punya kebun raya,” ujarnya.

Politikus PKS itu berharap, wisata alam yang dimiliki Kota Kendari itu rencananya akan dilaunching oleh menteri.

“Kita berharap level menteri yang melaunching. Mungkin bu menteri LHK kita akan undang,” cetus Sulkarnain.

Ia mengaku,  koleksi flora di Kebun Raya Kendari sudah memenuhi standar. Bahkan, kata dia, rencananya seluruh duta besar dan seluruh gubernur bakal menanam pohon di Kebun Raya Kendari pada HPS nanti.

“Koleksinya sudah terpenuhi. Bahkan, kita bersyukur dengan adanya HPS nanti, suluruh duta besar dan seluruh gubenur akan tanam pohon di kebun raya kita. Jadi koleksinya bertambah. Apa yang menjadi endemik di daerah mereka, kita berharap bisa dibawa dan ditanam di kebun raya,” pungkas Sulkarnain.

Untuk diketahui, Kebun Raya Kendari memiliki luas 113 hektare terletak pada kawasan hutan Nangananga Papalia dan terletak pada hutan lindung 22 hektar dan hutan produksi biasa seluas 96 hektar, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia. (ed/jie)

Facebook Comments
Baca Juga  Menpan RB: Seleksi Penerimaan PPPK Dimulai 8 Februari 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan
Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra
KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif
Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana
Kementerian Transmigrasi dan PATRI Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Pangdam Hasanuddin Tinjau Lahan Yon Teritorial Pembangunan di Buton, Siap Pacu Ekonomi Daerah
Amir Hasan Dilantik Jadi Sekda Definitif, Wali Kota Kendari Tekankan Peran Sentral Birokrasi

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Senin, 19 Januari 2026 - 19:17 WITA

Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:14 WITA

Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:32 WITA

KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif

Selasa, 14 Oktober 2025 - 05:26 WITA

Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana

Berita Terbaru