Pemancing Asal Baubau Dievakuasi Tim SAR Setelah Longboat Alami Mati Mesin di Perairan Mawasangka

- Penulis

Selasa, 3 Juni 2025 - 23:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buton Tengah, Panjikendari.com — Seorang pemancing asal Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, berhasil diselamatkan Tim SAR setelah longboat yang digunakannya mengalami kerusakan mesin di perairan sekitar Pulau Mawasangka, Selasa malam, 3 Juni 2025.

Korban bernama Dansir (31), warga Kelurahan Kadolomoko, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau. Ia sebelumnya dilaporkan mengalami kecelakaan laut saat hendak kembali ke Baubau usai memancing di sekitar perairan Kabaena. Longboat yang ditumpanginya mendadak mati mesin setelah menghantam batang kayu di laut, menyebabkan bagian as kapal terlepas.

Kejadian ini dilaporkan langsung oleh korban pada pukul 20.50 Wita kepada Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari. Merespons laporan tersebut, pada pukul 21.05 Wita, Tim Rescue dari Pos SAR Baubau langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB). Jarak tempuh dari Pos SAR Baubau ke titik lokasi diperkirakan sekitar 6 nautical mile (NM).

Pada pukul 22.29 Wita, korban berhasil ditemukan sekitar 1,68 NM dari posisi terakhir yang diketahui (LKP). Dansir dievakuasi dalam keadaan selamat dan dibawa menuju Pelabuhan Baubau. Sementara longboat miliknya ditarik oleh perahu milik keluarganya.

Dengan keberhasilan evakuasi tersebut, operasi SAR terhadap kecelakaan kapal yang melibatkan satu longboat dan satu orang di perairan Mawasangka resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, menyampaikan bahwa operasi berjalan lancar dengan kondisi cuaca berawan dan kecepatan angin 5 km/jam dari arah timur laut. Ia juga mengapresiasi kerja sama semua pihak dalam operasi penyelamatan ini.

Operasi SAR ini melibatkan personel dari Staf Operasi KPP Kendari dan Tim Rescuer Pos SAR Baubau. Alat utama yang digunakan antara lain rescue car, RIB, longboat, peralatan SAR medis dan evakuasi, serta perangkat komunikasi dan keselamatan lainnya. (*)

Baca Juga  Empat Guru Besar Siap Bersaing Jadi Rektor Baru UHO, Siapa Paling Kuat?

Editor: Redaksi

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:53 WITA

Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Berita Terbaru