Mengetahui Lahan Warganya Diserobot, Bupati Mubar Langsung Ambil Sikap

- Penulis

Rabu, 6 November 2019 - 21:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Muna Barat La Ode M Rajiun Tumada saat turun langsung menemui warga Tolimbo yang lahannya diserobot pihak Koperasi Kulidawa Wuna.

i

Bupati Muna Barat La Ode M Rajiun Tumada saat turun langsung menemui warga Tolimbo yang lahannya diserobot pihak Koperasi Kulidawa Wuna.

panjikendari.com – Mengetahui lahan milik warganya diserobot, Bupati Muna Barat (Mubar) La Ode M Rajiun Tumada tidak tinggal diam. Ia langsung ambil sikap dengan turun ke lapangan di lokasi dimana kasus penyerobotan itu terjadi.

Pada Selasa, 5 November 2019, orang nomor satu di Kabupaten Muna Barat tersebut hadir di tengah-tengah warga korban penyerobotan, di kampung Tolimbo, Desa Tangkumaho, Kecamatan Napano Kusambi.

Seperti diketahui, ada 43 orang pemilik lahan di Tolimbo mengaku lahannya diserobot oleh Koperasi Kulidawa Wuna untuk aktivitas penanaman jati.

Ada sekira 140 hektare lahan digusur dengan menggunakan alat berat. Tanaman warga yang tumbuh di atas lahan tersebut, rusak.

Di hadapan warga Tolimbo, Bupati Mubar La Ode M Rajiun Tumada menegaskan bahwa aktivitas yang dilakukan Koperasi Kulidawa Wuna adalah ilegal. Pasalnya, tidak ada izin yang dikeluarkan Pemda untuk aktivitas tersebut.

Rajiun sangat menyayangkan terhadap apa yang sudah dilakukan oleh Koperasi Kulidawa Wuna dengan menggusur lahan warga tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

Oleh karena itu, Rajiun berjanji akan menyelesaikan masalah ini dengan sebaik-baiknya dan akan memperjuangkan kepentingan masyarakat kampung Tolimbo.

Pemerintah daerah, kata Rajiun, akan memfasilitasi dalam menuntaskan persoalan ini. Pihaknya akan melakukan rapat koordinasi bersama Forkopminda untuk proses penyelesaian.

“Yang dilakukan Koperasi Kulidawa Wuna itu ilegal, saya tidak ingin satabilitas Kamtibmas di Kabupaten Muna Barat terganggu hanya karna ulah mereka yang merugikan masyarakat. Saya sebagai Bupati Muna Barat melindungi masyarakat saya. Itu tugas saya,” tegas Rajiun di hadapan warga.

Rajiun mengatakan, Pemda Mubar akan segera memanggil pihak koperasi dan akan disampaikan keinginan masyarakat. “Pihak koperasi harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Rajiun menyarankan kepada masyarakat untuk menitip alat berat yang disita kepada pihak kepolisian. Ia juga meminta agar tetap menjaga kondusifitas keamanan.

Baca Juga  Tafdil Klaim Angka Kemiskinan di Bombana Menurun

Sementara itu, Kapolres Muna AKBP Debby Asri Nugroho di hadapan warga mengaku, menjaminkan keselamatan alat dan ganti rugi lahan masyarakat sebanyak 43 orang. Ia berjanji akan mengusut tuntas perkara itu.

“Percaya pada Pemda. Kita akan usut tuntas meski jabatan saya taruhannya, saya pertaruhkan demi melindungi hak-hak rakyat. Alat ini (Buldozer) akan kita titipkan ke polsek kusambi hingga masalah ini selesai,” pungkasnya. (has/jie)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan
Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra
KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif
Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana
Kementerian Transmigrasi dan PATRI Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Pangdam Hasanuddin Tinjau Lahan Yon Teritorial Pembangunan di Buton, Siap Pacu Ekonomi Daerah
Amir Hasan Dilantik Jadi Sekda Definitif, Wali Kota Kendari Tekankan Peran Sentral Birokrasi

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Senin, 19 Januari 2026 - 19:17 WITA

Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:14 WITA

Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:32 WITA

KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif

Selasa, 14 Oktober 2025 - 05:26 WITA

Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana

Berita Terbaru