Kibuli Petugas, Sopir Truk Diusir Paksa Satgas Covid-19 di Perbatasan Bombana-Kolaka

- Penulis

Jumat, 17 April 2020 - 11:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penanggung jawab Pos Satgas Covid-19 perbatasan Bombana-Kolaka, Umar Manne SE (baju putih).

i

Penanggung jawab Pos Satgas Covid-19 perbatasan Bombana-Kolaka, Umar Manne SE (baju putih).

Panjikendari.com, Rumbia – Gegara kibuli petugas, seorang sopir truk jenis kampas asal Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan diusir paksa Satgas Covid-19 di Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara.

Kejadiannya di pos pemeriksaan yang terletak di Desa Toari Kecamatan Poleang Barat Rabu malam 15 April 2020, sekitar pukul 20.00 Wita.

Kronologis pengusiran paksa pria bernama Ardiansyah ini berawal dari hasil pemeriksaan di pos penjagaan Lantari Jaya tepatnya di gerbang Taman Nasional Rawa Aopa Watumeohai (TNRAW) Bombana.

Dalam pemeriksaan ini, suhu tubuh Ardiansyah mencapai 38,4 derajat Celcius. Kondisi ini membuat petugas membawanya ke Puskesmas terdekat untuk melakukan penanganan.

Beberapa jam kemudian, suhu tubuhnya menurun hingga mencapai 37,4 derajat Celcius. Penurunan suhu tubuh Ardiansyah ini membuat pihak Satgas Covid 19 Bombana membolehkan untuk melanjutkan perjalanan menuju daerah tujuan yakni Kabupaten Kolaka.

Satgas meminta agar sang sopir tersebut tidak lagi berhenti atau singgah di wilayah Bombana. Permintaan Satgas Covid-19 Bombana ini ternyata tak diindahkan oleh Ardiansyah bersama dua rekannya.

Dia malah istirahat dan menginap di salah satu penginapan yang terletak di Kelurahan Boepinang, Kabupaten Bombana.

Mengetahui sikap sang sopir ini, petugas dari Satgas Covid-19 Bombana merasa dikibuli. Mereka langsung bergerak mencari pria yang sudah masuk dalam status membahayakan itu.

Alhasil, sang sopir ini ditemukan di Hotel Maros, yang terletak di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana.

“Dia (Ardiansyah) sudah bohongi petugas. Disuruh langsung dan jangan singgah karena berbahaya malah singgah di hotel. Kami tidak suka dia bohongi petugas,” ungkap penanggung jawab pos Toari, Umar Manne, SE.

Sekretaris Dishub Bombana ini mengaku telah mengusir paksa sopir tersebut karena suhu tubuhnya melebihi ambang batas normal yakni 38,4 derajat.

Baca Juga  Sulkarnain Paparkan Upaya Penanganan Covid-19 di Acara ICCN

“Kami ini menjalankan tugas bersama tentara, polisi, dan sejumlah unsur lainnya atas perintah pak Bupati. Kami tidak mau dia kotori ini Bombana,” tegas mantan Kasatpol PP Bombana ini.

Secara terpisah, Juru Bicara (Jubir) Satgas pencegahan Covid-19 Bombana, Heryanto SKM mengakui jika Ardiansyah dan dua rekannya telah berupaya mengibuli petugas dari Satgas Covid-19 Bombana.

Menurutnya, sebelum diperbolehkan berangkat, Ardiansyah dkk dilarang keras singgah istirahat di wilayah Bombana mengingat kondisi suhu tubuhnya tidak stabil.

“Mengakunya mereka akan langsung dan tidak akan singgah-singgah, tapi ternyata mereka ditemukan menginap disalah satu hotel yang ada di Poleang,” ungkapnya.

Hal inilah yang menyebabkan penanggung jawab pos Satgas Covid-19 yang terletak di perbatasan Bombana-Kolaka terpaksa harus melakukan tindakan tegas.

“Awalnya, kami akan suruh mereka balik kearah Konsel, namun karena setelah kami lakukan penanganan medis suhu tubuhnya berangsur normal, makanya kami terpaksa perbolehkan melintas di Bombana dengan catatan jangan singgah-singgah,” ujarnya.

Ketua PPNI Sultra ini mengaku, mengapresiasi kinerja Satgas Covid-19 di pos perbatasan Bombana-Kolaka yang secara tegas telah memberi teguran terhadap sopir tersebut yang dinilai bisa membahayakan kesehatan bagi masyarakat Bombana. (ari)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru