Hari ke-5 Operasi SAR, Pencarian Nenek 74 Tahun di Buton Belum Membuahkan Hasil

- Penulis

Minggu, 27 April 2025 - 13:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buton, panjikendari.com — Hari kelima operasi pencarian dan pertolongan (Ops SAR) untuk mencari seorang nenek berusia 74 tahun, Wa Soeladi, yang hilang di kebun Desa Kumbewaha, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, hingga Ahad pagi 27 April 2025, belum membuahkan hasil.

Amiruddin A.S, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, menyampaikan bahwa pencarian dimulai pada pukul 07.00 WITA dengan membagi tim menjadi dua kelompok. Tim pertama melakukan pencarian menggunakan peralatan SAR berbanjar di sepanjang jalur BD ke AC, sejauh 2,06 km dengan luas pencarian mencapai 3 km². Selain itu, tim ini juga menggunakan drone thermal untuk membantu proses penyisiran. Tim kedua bergerak lebih jauh, memberikan informasi kepada masyarakat desa Sumber Sari dan Desa Labuandiri serta menyisir area sejauh 7 km.

Cuaca di lokasi operasi pada hari itu berawan, meskipun tidak ada hujan yang menghambat pencarian. Tim SAR yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari staf operasional KPP Kendari, Pos SAR Baubau, Polsek Sampoabalo, serta aparat desa setempat dan masyarakat. Beberapa alat pendukung keselamatan, seperti mobil rescue, peralatan medis, peralatan evakuasi, dan drone thermal, digunakan dalam upaya pencarian ini.

Menurut kronologi yang diterima, korban, yang merupakan warga Kecamatan Pasarwajo, bersama suaminya pergi ke kebun pada 12 April 2025. Pada 23 April 2025, sekitar pukul 06.30 WITA, pasangan tersebut pergi ke Desa Sumber Sari untuk membeli beras. Setelah membeli beras, suami korban berjalan lebih dulu menuju kebun, sementara Wa Soeladi mengikuti di belakang. Namun, hingga pukul 10.00 WITA, Wa Soeladi belum tiba di kebun. Suami korban yang kembali mencari, namun tidak menemukan istrinya, melaporkan kejadian ini kepada anak mereka, Amiruddin, yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Pencarian dimulai sejak saat itu, tetapi hingga malam hari, korban masih belum ditemukan.

Baca Juga  KPU Kota Kendari Mutakhirkan Data Pemilih, Ini Hasilnya

Ops SAR akan terus dilanjutkan untuk mencari korban, dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan sesuai hasil pencarian yang baru. (*)

Editor: Jumaddin

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Ratusan Burung Endemik Sulawesi Diselamatkan dari Penyelundupan Laut
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:21 WITA

Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan

Berita Terbaru