Distanak Sultra Gelar Bimtek Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban

- Penulis

Selasa, 21 Agustus 2018 - 01:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


				Suasana Bimtek tentang tata cara penyebelihan hewan kurban yang dilaksanakan Distanak Sultra.

i

Suasana Bimtek tentang tata cara penyebelihan hewan kurban yang dilaksanakan Distanak Sultra.

panjikendari.com – Menjelang Iduladha 1439H/2018M, Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tata cara menyembelih hewan kurban, Senin, 20 Agustus 2018.

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat Distanak Sultra itu dihadiri pihak Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sultra, Dinas Kesehatan, dan panitia penyebelihan hewan kurban pada Iduladha nanti.

Kepala Distanak Sultra Muhammad Nasir mengatakan, bimtek merupakan agenda rutin Distanak Sultra menjelang hari raya Iduladha untuk mengedukasi masyarakat tentang tata cara menyembelih hewan kurban dengan benar dan halal.

“Jadi bimtek ini diikuti petugas pengelola ternak, baik yang memotong di masjid, musala, maupun pribadi agar mereka paham cara-cara pemotongan hewan secara Islami sesuai dengan aturan,” kata Nasir saat ditemui usai bimtek, Senin, 20 Agustus 2018.

Ia menjelaskan, sesuai peraturan yang ada, pemotongan hewan kurban harus dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) yang legal, kecuali pada peringatan hari-hari besar keagamaan dibenarkan melakukan pemotongan di luar RPH dengan catatan mendapat pengawalan dari tenaga medis peternakan.

Dalam penyembelihan hewan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni, sapi atau hewan yang akan disembelih harus sehat, menyembelih secara syariat Islam. Sebab, lanjutnya, jika pemotongan hewan kurban dilakukan dengan cara Islami, maka daging yang diperoleh juga Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).

Alhamdulillah, saat ini, belum ada penyakit hewan yang perlu kita khawatirkan terutama antraks misalnya. Terkendali semua dan itu berkat kerjasama semua instansi termasuk karantina hewan yang ada di Sultra,” katanya seraya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memotong sapi produktif atau betina karena akan mempengaruhi percepatan peningkatan populasi sapi.

Penulis: Yusran
Editor: Jumaddin Arif

Facebook Comments
Baca Juga  640 KK di Kelurahan Bangkudu Buton Utara Dapat Bantuan Beras

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan
Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra
KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif
Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana
Kementerian Transmigrasi dan PATRI Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Pangdam Hasanuddin Tinjau Lahan Yon Teritorial Pembangunan di Buton, Siap Pacu Ekonomi Daerah
Amir Hasan Dilantik Jadi Sekda Definitif, Wali Kota Kendari Tekankan Peran Sentral Birokrasi

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Senin, 19 Januari 2026 - 19:17 WITA

Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:14 WITA

Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:32 WITA

KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif

Selasa, 14 Oktober 2025 - 05:26 WITA

Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana

Berita Terbaru