Ali Abdin: Lahir dari 4 Pilar Besar, Muna dan Mubar Tak Dapat Dipisahkan secara Sosiokultur

- Penulis

Jumat, 8 November 2019 - 17:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabag Humas Muna Barat Ali Abdin.

i

Kabag Humas Muna Barat Ali Abdin.

panjikendari.com – Kabupaten Muna Barat (Mubar) merupakan Daerah Otonomi Baru (DOB) hasil pemekaran dari induknya yakni Kabupaten Muna. Sehingga dua kabupaten tersebut memiliki kultur yang sama.

Kabag Humas Kabupaten Muna Barat (Mubar), Ali Abdin, mengatakan bahwa Muna dan Mubar hanya terpisah secara administrasi pemerintahan berdasarkan UU nomor 14 Tahun 2014 tentang pemekaran Daerah Otonom Baru.

Namun secara sosiokultur, kata Ali Abidin, Muna dan Muna Barat merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Dari sisi adat, budaya, dan bahasa, Muna dan Mubar itu satu.

“Jika dilihat dari sisi sosial, budaya dan adat, Muna dan Muna barat itu sama yang lahir dari empat pilar besar atau distrik yang dikenal dengan fato ghoera, yakni Katobu, Tongkuno, Kabawo, dan Lawa. Yang membedakan Muna dan Muna barat itu dari sisi adminitrasi pemerintahan saja karena masing-masing memiliki pemerintahan sendiri,” ujar Ali Abdin, kepada sejumlah media, di ruang kerjanya, Jumat 8 November 2019.

Pernyataan Ali Abdin ini disampaikannya menyusul adanya persepsi di luar yang hanya melihat Muna dan Muna Barat dari sisi administrasi pemerintahan saja

“Jadi kalau ada yang mengatakan Muna dan Muna Barat itu bukan satu kesatuan, itu cuma perbedaan persepsi saja. Sebagai orang tua, mestinya kita-kita ini memberikan pemahaman kepada generasi penerus kita tentang daerah yang kita cintai ini. Jangan lantas dibuatkan sekat-sekat,” pesannya.

Lebih jauh Ali Abdin menjelaskan, Muna dan Mubar masih menjadi satu kesatuan secara sosiokultur sehingga masyarakat Muna punya keluarga besar di Muna Barat, begitu pula sebaliknya.

“Jadi, kita itu sama, satu kesatuan, yakni Suku Muna,” terangnya.

Ali Abdin kembali merefleksi bahwa Muna Barat merupakan daerah pemekaran dari kabupaten induk yakni Kabupaten Muna yang diperjuangkan oleh para elite dan tokoh-tokoh Muna saat itu.

Baca Juga  Sulkarnain Resmikan Gedung SPNF SKB Kendari

Salah satu semangatnya, kata Ali Abdin, supaya masyarakat Muna di wilayah barat ini juga dapat merasakan yang namanya pembangunan.

Alhamdulillah, sejak lima tahun mekar, geliat pembangunan di Muna Barat cukup kelihatan, silakan masyarakat menilai. Itu tidak lepas dari peran besar dari bapak Bupati Muna Barat. Dan hasilnya Muna Barat dapat penghargaan sebagai salah satu DOB terbaik,” katanya. (has/fya)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan
Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra
KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif
Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana
Kementerian Transmigrasi dan PATRI Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Pangdam Hasanuddin Tinjau Lahan Yon Teritorial Pembangunan di Buton, Siap Pacu Ekonomi Daerah
Amir Hasan Dilantik Jadi Sekda Definitif, Wali Kota Kendari Tekankan Peran Sentral Birokrasi

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Senin, 19 Januari 2026 - 19:17 WITA

Rotasi Dispar Sultra dan Tanda Tanya Pariwisata: Menjaga Napas Panjang Keberlanjutan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:14 WITA

Barantin Jaga Sumber Daya Hayati Sultra

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:32 WITA

KPR Silika Gelar Konsultasi Publik AMDAL di Bombana: Warga dan Pemerintah Sambut Positif

Selasa, 14 Oktober 2025 - 05:26 WITA

Proyek Terancam Mandek, Aspekindo Desak Solusi soal Tambang Batu di Bombana

Berita Terbaru