Jelang Pilgub Sultra, Samsuddin Rahim: Jangan Gampang Percaya Hasil Survei

- Penulis

Senin, 25 Juni 2018 - 12:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

panjikendari.com – Menjelang pemilihan gubernur (Pilgub) Sulawesi Tenggara (Sultra) tanggal 27 Juni 2018, sejumlah lembaga survei mempublikasikan hasil surveinya terhadap elektabilitas dan popularitas tiga pasang calon gubernur dan wakil gubernur yang ikut kontestasi pilgub Sultra.

Namun demikian, Sekretaris PAN Kota Kendari, Samsuddin Rahim, mengajak masyarakat untuk tidak gampang percaya dengan hasil survei.

Melihat fenomena dimana sejumlah lembaga merilis hasil surveinya menjelang hari H pemilihan, Samsuddin Rahim menilai, ada upaya yang dilakukan untuk menggiring opini publik.

“Seolah-olah yang tinggi hasil surveinya akan jadi pemenang, sehingga masyarakat ikut-ikutan memilih yang tinggi hasil surveinya. Itu maksudnya menggiring opini publik,” kata Samsuddin Rahim, Senin, 25 Juni 2018.

Menurut Ketua DPRD Kota Kendari ini, cara serupa pernah dilakukan pada pemilihan wali kota dan wakil wali kota Kendari. Sejumlah lembaga survei mengumumkan hasil surveinya.

Saat itu, kata dia, ada calon tertentu paling tunggi hasil surveinya. “Tapi setelah tiba pemilihan, pasangan lain yang menang,” terang politikus PAN itu.

Karena itu, Samsuddin Rahim lagi-lagi mengajak masyarakat untuk gampang percaya dengan hasil survei.

Menurut dia, biarkanlah masyarakat memilih pemimpinnya sesuai dengan hati nuraninya. Lagi pula, lanjut dia, masyarakat sudah cerdas dalam menentukan pilihannya.

“Sekarang masyarakat sudah pintar, sudah tau sosok figur seperti apa yang layak memimpin Sultra,” terang Tim Pemenangan Paslon Asrun-Hugua ini.

Samsuddin Rahim menyampaikan, hasil survei merupakan produk ilmiah yang harus dapat dipertanggungjawabkan. Hanya saja, akan menjadi janggal, kata dia, jika hasil survei lembaga yang satu berbeda dengan hasil survei lembaga yang lain.

Lagi pula, Samsuddin memahami bahwa sejatinya hasil survei hanya sebagai referensi bagi tim dalam merumuskan langkah-langkah strategis, berdasarkan rekomendasi lembaga survei.

Baca Juga  Telkomsel Kendari Bantu Voucher Paket Data untuk Tenaga Medis di RS Rujukan Covid-19

“Bukan untuk digembar-gemborkan ke publik. Kalau sudah dipublish ke permukaan seperti itu kan sudah tendensius. Jadi sudahlah, jangan terlalu panik sampai harus melakukan propaganda. Biarkan masyarakat memilih sesuai pilihan hati nuraninya,” tutup Samsuddin Rahim. (jie)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru