Kota Kendari, Sulawesi Tenggara – Wakil Wali Kota Kendari Terpilih, Sudirman, turun langsung ke lokasi kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Puuwatu, Jumat, 14 Februari 2025. Kebakaran tersebut menghanguskan puluhan rumah warga dan menyebabkan 52 kepala keluarga terdampak.
Sudirman mengapresiasi Komunitas Persatuan Driver Kendari Tower (PDKT) yang membantu memadamkan api. Menurutnya, peran PDKT sangat membantu karena lokasi kebakaran sempit dan sulit dijangkau oleh armada pemadam kebakaran.
“Kami mengapresiasi sebesar-besarnya terhadap PDKT. Mereka sangat membantu menyuplai air, saat armada pemadam kebakaran kesulitan untuk bolak-balik,” ujar Sudirman.
Kebakaran di TPA Puuwatu terjadi sekitar pukul 17.30 WITA. Api dengan cepat menjalar dan menghanguskan puluhan rumah warga dalam waktu singkat. Dugaan awal menyebutkan kebakaran bermula dari sebuah warung makan yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Sudirman menambahkan bahwa pihaknya akan secepatnya berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengatasi dampak kebakaran tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari, Junaidin Umar, mengatakan pihaknya menerjunkan tujuh unit armada pemadam beserta 33 personel untuk mengendalikan kobaran api.
Selain itu, satu unit kendaraan medis turut disiagakan di lokasi kejadian. “Tujuh unit armada kita turunkan, termasuk kendaraan medis untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban,” ujar Junaidin.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini.
Pemerintah setempat bersama aparat terkait tengah melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak serta menyiapkan bantuan darurat bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal.
Kebakaran di TPA Puuwatu merupakan kejadian kedua dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, kebakaran juga terjadi di lokasi yang sama pada tanggal 14 Februari 2024. (**)
Penulis: Abar






