Syiar Baitullah Granada Trip di Komunitas “Bangladesh” Anggoeya: Menghidupkan Kerinduan ke Tanah Haram

- Penulis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 13:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kegiatan Syiar Baitullah oleh Granada Trip di komunitas Bangladesh di Anggoeya, Sabtu malam, 4 Oktober 2025.

i

Suasana kegiatan Syiar Baitullah oleh Granada Trip di komunitas Bangladesh di Anggoeya, Sabtu malam, 4 Oktober 2025.

Kendari — Sabtu malam, 4 Oktober 2025, suasana di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, terasa berbeda. Puluhan warga komunitas yang akrab disebut Bangladesh—singkatan dari Bangkali, Dana, dan sekitarnya, kampung asal mereka di Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna—berkumpul dalam majelis sederhana namun hangat.

Malam itu, Granada Trip menggelar kegiatan Syiar Baitullah, sebuah program yang bertujuan menumbuhkan semangat umat untuk menunaikan ibadah haji dan umrah.

Hadir sebagai pembicara, Ust Mahyuddin, wakil dari Granada Trip yang juga dikenal sebagai pengasuh Majelis Nurul ‘Ilmi Sultra sekaligus Pondok Pesantren Nurul ‘Ilmi Agrowisata California Cialam. Dengan gaya khasnya yang tenang dan menyejukkan, ia menguraikan makna besar di balik perjalanan suci ke Baitullah.

“Kalau haji itu wajib, umat Islam umumnya sudah tahu. Tapi banyak yang belum sadar, bahwa umrah juga wajib sekali seumur hidup bagi yang mampu. Demikian dalam Mazhab Syafi’i yang banyak dianut di negeri kita dan Mahzab Hanbali,” ujarnya membuka penjelasan.

Ustadz Mahyuddin saat menyampaikan materi Syiar Baitullah di komunitas Bangladesh di Kelurahan Anggoeya, Sabtu malam, 4 Oktober 2025.

Menurutnya, dalil kewajiban umrah bersumber dari firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 196:

Wa atimmul hajja wal ‘umrata lillah’ — Sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah.

“Karena perintah menyempurnakan haji dan umrah disebutkan berangkai, maka hukumnya pun sama”, terang Ustadz Mahyuddin.

Ia lalu mengingatkan lamanya antrean haji di Indonesia yang kini mencapai 20 hingga 30 tahun, menjadi alasan kuat bagi umat Islam untuk menunaikan umrah terlebih dahulu jika sudah memiliki kemampuan.

“Kalau dulu daftar tahun ini, insya Allah tahun depan bisa berangkat. Sekarang, bisa 30-an tahun kemudian. Jadi kalau masih muda, sehat, dan mampu, jangan tunggu tua,” pesannya.

Selain membahas tentang keutamaan haji dan umrah, Ustadz Mahyuddin juga menjelaskan tentang badal umrah, yakni ibadah umrah yang dilakukan oleh seseorang untuk mewakili orang lain yang tidak mampu menunaikannya secara fisik ataupun yang sudah meninggal dunia.

Baca Juga  Gempa Kembali Guncang Kolaka Timur, BPBD Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Tidak Panik

“Badal umrah diperbolehkan, sebagaimana badal haji. Di antara syaratnya, yang mewakilkan sudah pernah menunaikan umrah untuk dirinya sendiri,” jelasnya.

Dalam kegiatan itu, Granada Trip juga menyerahkan sertifikat Badal Umrah kepada salah seorang warga komunitas Bangladesh yang sudah lanjut usia dan tak lagi mampu melaksanakan ibadah umrah secara langsung. Suasana haru pun tak terhindarkan saat penyerahan dilakukan.

“Beribadah ke Tanah Haram perlu menjadi kerinduan setiap muslim. Di sana, terdapat Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang keutamaan salat di dalamnya luar biasa!”

Sebagai informasi, Granada Trip baru saja memberangkatkan jamaahnya melaksanakan umrah pada 11 September 2025 lalu. Rencananya, pemberangkatan berikutnya akan kembali dilaksanakan pada bulan November mendatang. Untuk informasi selanjutnya mengenai rencana pemberangkatan, bisa menghubungi Granada Trip.

Kegiatan Syiar Baitullah di Anggoeya malam itu meninggalkan kesan mendalam. Bukan hanya menambah ilmu dan semangat ibadah, tetapi juga menghidupkan kembali kerinduan umat untuk berjumpa dengan Baitullah dan menziarahi Rasulullah ﷺ. (*)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seleksi Ketat PT Tiran Indonesia Hasilkan 38 Tenaga Kerja Terbaik di Konawe Utara
BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Pemprov Sultra Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Dukung Sensus Ekonomi 2026
Peletakan Batu Pertama GOR UM Kendari, Sultra Perkuat Infrastruktur Pendidikan Tinggi
Tiran Nusantara Grup Gelar Tiranovation Challenge 2026, Lahirkan Inovasi Karyawan Berbasis Solusi
Kepala BB Sultra Sapa Siswa SMAN 2 Kendari Bawa Pesan Mendikdasmen
VinFast Tancapkan Langkah Global, Bidik Lima Negara untuk Ekspansi Skuter Listrik
Puluhan Driver Maxim Kendari Gelar Donor Darah untuk Perkuat Stok PMI Sultra

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 08:15 WITA

Seleksi Ketat PT Tiran Indonesia Hasilkan 38 Tenaga Kerja Terbaik di Konawe Utara

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 1 April 2026 - 21:33 WITA

Pemprov Sultra Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Dukung Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 1 April 2026 - 20:50 WITA

Peletakan Batu Pertama GOR UM Kendari, Sultra Perkuat Infrastruktur Pendidikan Tinggi

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:00 WITA

Tiran Nusantara Grup Gelar Tiranovation Challenge 2026, Lahirkan Inovasi Karyawan Berbasis Solusi

Berita Terbaru