Kendari, Panjikendari.com – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka (ASR), kembali menyapa warganet lewat akun Facebook pribadinya usai merayakan Iduladha. Dalam unggahan Senin pagi, 9 Juni 2025, ASR membagikan foto dirinya sedang jogging dengan pesan singkat:
“Setelah merayakan hari raya Idul Adha, ayo kembali aktif berolahraga agar tubuh kembali bugar dan siap untuk beraktivitas lagi😁
#andisumangerukka”
Status tersebut langsung disambut hangat oleh warganet. Hingga Selasa, 10 Juni 2025, pukul 22.06 WITA, unggahan itu sudah mendapatkan 7321 likes, 669 komentar, dan 13 kali dibagikan. Namun bukan hanya ucapan sehat yang membanjiri kolom komentar. Banyak warga yang turut menyampaikan keluhan, harapan, hingga curahan hati, memanfaatkan ruang interaksi langsung dengan orang nomor satu di Sultra itu.
Dari Jalan Rusak hingga Tambang Kabaena
Beberapa komentar menyentil kondisi infrastruktur. Seorang pengguna bernama Kapten Tsubasa menulis, “Iya pak di kampung ku tdk ada aktifitas lari pagi krn hancur sekali jalan nya😇”.
Komentar lain datang dari Muh Arham yang menyarankan, “Lebih baik olah raga sambil liat jalan provinsi yg jelek biar cepat di benahi pak gub”.
Isu lingkungan juga mencuat. Akun Somnabulis mempertanyakan soal “147 hektar lahan hutan lindung di Kabaena yang digarap PT. bapak apa kabar?”, sementara Ahmad-Ridwan mengingatkan, “… masyarakat, terkhusus d Kabaena juga diperhatikan kesehatan nya karena hidup di tengah-tengah limbah pabrik yang membahayakan”.
Seruan dari Pelosok Daerah
Tak sedikit warga yang menjadikan momen ini untuk menyampaikan aspirasi langsung. Seperti Rusli T dari Uluiwoi, Kolaka Timur, yang meminta ASR meninjau kondisi kampung mereka yang terancam terkikis sungai Konaweeha:
“Kampung kami di Kelurahan Sanggona, Kecamatan Uluiwoi, selangkah lagi akan kehilangan tempat tinggal… mohon kiranya pak gubernur yg arif dan bijaksana melakukan lawatan untuk meninjau langsung.”
Begitu pula Muh Jufri, Kordinator Kecamatan Poleang Timur, yang melaporkan kondisi tambak yang memprihatinkan. “Tolong puang, kami sangat butuh bantuannya,” tulisnya.
Curhat Pribadi dan Keluhan Pajak
Netizen bernama Nur Aidah mengungkapkan kesulitannya setelah ditinggal sang suami, sambil meninggalkan nomor kontak:
“Selamat sy di Kendari TDK pernah sy dpt bantuan sampai suamiku meninggal mn bxk anak anak yg sy tanggung… anakku 3 org putusmi sekolah.”
Ada juga keluhan kebijakan pajak kendaraan. Suryanti Afour menulis, “Kenapa pemutihan kendaraan sekarang full bayar? Biasanya cuma 1 tahun, itu berlaku hanya untuk mahasiswa. Kenapa tidak diserentakkan?”
Sementara itu, pemilik akun Joko Sentot Joko mengirim link berita: https://www.reaksipublik.com/2025/06/skandal-tambang-kabaena-gubernur-istri.html
Doa dan Dukungan Tetap Mengalir
Di tengah banjir curhatan, banyak pula warganet yang menyampaikan doa dan dukungan moral. Sartiah Yusran menulis, “Masyaa Allah…semoga Allah selalu melindungi bapak gubernur kebanggaan masyarakat Sultra…aamiin🤲”.
Sementara Ahmad Subagyo menyebut ASR sebagai pemimpin yang menjadi teladan, “Semoga bisa amanah mengemban tugas dan jabatan yang akan dipertanggungjawabkan di dunia dan akhirat.”
Ruang Interaksi yang Tak Mendapat Respons
Unggahan sederhana Gubernur ASR tentang olahraga rupanya menjadi magnet percakapan publik. Warganet memanfaatkan ruang ini bukan hanya untuk menyapa, tetapi juga mengungkap suara-suara dari kampung, dari dapur rakyat, hingga dari pinggiran sungai dan tambak yang butuh perhatian.
Namun sayang, ratusan komentar netizen tak satupun mendapatkan komentar balik dari pemilik akun.
Editor: Redaksi






