Meriahkan Hari Karantina ke-147, Barantin Bagi-bagi Ikan Gratis

- Penulis

Senin, 14 Oktober 2024 - 16:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baubau – Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Tenggara (Karantina Sultra) menggelar aksi karantina peduli dengan membagikan ikan gratis kepada masyarakat Baubau, Sabtu (12/10).  Hal ini dilakukan dalam rangka memeriahkan  Hari Karantina Indonesia ke-147 yang jatuh pada tanggal 18 Oktober 2024.

“Kegiatan karantina peduli menjadi rangkaian aksi sosial dalam rangka memeriahkan Hari Karantina ke-147 yang dilaksanakan seluruh UPT karantina di Indonesia dan Karantina Sultra pada wilayah Bau-Bau  membagikan 1,7 ton ikan,” ungkap A. Azhar Kepala Karantina Sultra melalui keterangan persnya, Senin (14/10).

Menurut Azhar,  kegiatan pembagian ikan gratis dilaksanakan di Aula Kecamatan Sorawolio berkolaborasi dengan pemerintah daerah Baubau dan mitra karantina guna menekan prevalensi angka stunting di wilayah Bau-Bau, khususnya pada Kecamatan Sorawolio yang memiliki angka prevalensi stunting tertinggi di Baubau.

“Ikan yang dibagikan berkualitas tinggi dan bergizi,  biasanya diekspor ke luar negeri. Kami berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra karantina. Semoga hal ini dapat membantu mencegah stunting wilayah Sultra,” ujar Azhar.

Pada kesempatan yang  sama Penjabat (Pj) Wali Kota Baubau, Muh Rasman Manafi, menyatakan bahwa penanganan stunting menjadi prioritas utama pemerintah, mengingat dampak serius yang ditimbulkan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.

“Stunting adalah salah satu dari tiga masalah utama yang kita hadapi saat ini, selain inflasi dan kemiskinan ekstrem,” jelasnya.

Lebih lanjut Rasman menjelaskan, bahwa pihaknya mengapresiasi yang dilakukan Karantina Sultra. Pembagian ikan berkualitas tinggi merupakan salah satu upaya konkret untuk meningkatkan asupan gizi, terutama bagi anak-anak yang berisiko terkena stunting.

“Penanganan stunting memerlukan kolaborasi dengan berbagai pihak, ini adalah bentuk kolaborasi. Kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mengatasi stunting dan masalah nasional lainnya secara bertahap,” pungkas Rasman.

Baca Juga  Pemdes Dampala Jaya Buton Utara Sukses Kucurkan BLT-DD Rp 86,4 Juta

Sebagai informasi, selain pembagian ikan gratis  pelaksanaan Karantina peduli dalam memerihkan Hari Karantina Indonesia ke-147, Karantina Sultra juga melaksanakan aksi sosial lainnya diantaranya anjangsana panti asuhan di beberapa wilayah Sultra dan pelaksanaan donor darah. (**)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru