Maksimalkan Penanganan Covid-19, Pemkot Kendari Upayakan Pengadaan Alat PCR

- Penulis

Kamis, 29 Oktober 2020 - 22:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir.

i

Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir.

Panjikendari.com – Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), berupaya bisa mendapatkan bantuan alat polymerase chain reaction (PCR) dari Kementerian Kesehatan sehingga dapat melakukan uji usap bagi pasien setempat yang dicurigai terpapar Covid-19.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, Kemenkes telah menyahuti hal itu, akan tetapi pemerintah kota terlebih dahulu harus menyelesaikan pembangunan gedung pusat penanganan pasien Covid-19 yang akan menjadi tempat penyimpanan alat uji usap nantinya.

Alhamdulillah, kita dapat konfirmasi dari Kementerian Kesehatan akan dibantu (alat uji usap), hanya saja satu atau dua unit kita masih sedang memastikan, menunggu sampai lab Covid-19 center yang kita bangun selesai,” kata Sulkarnain, Kamis, 29 Oktober 2020.

Alat PCR tersebut nantinya akan digunakan untuk memeriksa sampel uji usap tenggorokan masyarakat yang dinyatakan reaktif saat tes cepat ataupun ketika ada pasien yang memiliki gejala Covid-19.

In Syaa Allah bulan depan, kalau kondisi lab (gedung pusat penanganan pasien Covid-19) kita sudah selesai, maka saya segera laporkan ke Kemenkes. Karena mereka tidak mungkin bantu kalau tidak ada tempatnya,” ujar Sulkarnain.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyampaikan bahwa saat ini progres pembangunan gedung pusat penanganan pasien Covid-19 masih berlangsung dan baru mencapai 50-60 persen yang ditargetkan rampung pada November 2020.

“Covid-19 Center RSUD Kota Kendari memiliki kapasitas 40 ruang yang dilengkapi dengan Laboratorium PCR. Jadi hadirnya Covid-19 Center ini setidaknya bisa mengurai jumlah pasien Covid-19 yang ada di rumah sakit rujukan,” ujar Sulkarnain.

Ia berharap hadirnya alat PCR akan semakin mempercepat proses penanganan Covid-19 di Kota Kendari.

“Setidaknya nanti sudah ada kepastian. Dan tentunya kita tidak perlu menunggu hasil lab yang lama seperti sebelumnya. Karena jika kita punya sendiri alatnya, itu hanya butuh waktu 1-2 menit untuk tahu hasilnya seseorang terpapar (Covid-19) atau tidak,” katanya.

Data gugus tugas Covid-19 Kota Kendari mencatat hingga 29 Oktober 2020 jumlah kasus positif Covid-19 sebanyak 2.520 orang, pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 1.843 orang, 588 orang masih dalam perawatan isolasi atau karantina dan 31 orang dinyatakan meninggal dunia. (man)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Elnusa Petrofin Perkuat Sinergi Media di Sumatera Barat, Dorong Partisipasi Pena Petrofin Awards 2025
Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda
BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:02 WITA

Elnusa Petrofin Perkuat Sinergi Media di Sumatera Barat, Dorong Partisipasi Pena Petrofin Awards 2025

Senin, 18 Mei 2026 - 16:37 WITA

Pemprov Sultra Resmi Tunjuk Muhammad Fadlansyah sebagai Pj Sekda

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Berita Terbaru