Kades di Sultra Ikut Raker, Kemendagri: DD Bukan untuk Nikah Lagi

- Penulis

Rabu, 26 Februari 2020 - 10:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana raker yang diikuti para kepala desa, di salah satu hotel di Kota Kendari, Selasa, 25 Februari 2020.

i

Suasana raker yang diikuti para kepala desa, di salah satu hotel di Kota Kendari, Selasa, 25 Februari 2020.

panjikendari.com – Seluruh kepala desa dari 15 kabupaten di Sulawesi Tenggara (Sultra) mengikuti rapat kerja (raker) penyaluran dan pengelolaan dana desa yang salah satu tujuannya untuk penguatan ketahanan ekonomi, di salah satu hotel di Kota Kendari, Selasa, 24 Februari 2020.

Gubernur Sultra, Ali Mazi, dalam kesempatan itu, mengatakan dana desa adalah pintu masuk mensejahterakan desa lewat hadirnya pembangunan dan penguatan SDM berbasis keunggulan domestik desa.

“Olehnya segala aturan dan kebijakan harus ditaati supaya kades terhindar dari masalah hukum akibat kelalaian administrasi,” katanya.

Sementara itu, Perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Teguh Setyabudi, dalam kesempatan itu mengatakan, pengelolaan Dana Desa dimanfaatkan sesuai tupoksi, dan perencanaan yang matang berpegang dengan azas manfaatnya baik itu pembangunan fisik atau pun pemberdayaan.

“Dana desa ini bukan untuk dipakai nikah lagi, atau beli mobil, seperti pengalaman di tahun sebelumnya, banyak kepala desa yang terjerat hukum akibat menggunakan Dana Desa bukan peruntukannya,” katanya.

Yang diharapkan kata Teguh, Dana Desa dikelola dengan sebaik mungkin demi meningkatkan pembangunan, ekonomi desa dan prningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas BPMD Sultra, Tasman Taewa, mengatakan dana desa (DD) yang bersumber dari APBN tiap tahun terus meningkat, sehingga penggunaannya harus terkelola dengan baik, dengan rencana kegiatan yang harus dimasukkan dalam RKPD Desa.

“Harusnya kepala desa selalu berkoordinasi dan komunikasi dalam pengelolaan dana desanya, begitu pula ketika mendapatkan masalah harus selalu koordinasi dengan pihak yang terkait mengenai pengawasan, karena dengan seringnya berkoordinasi, ketika mendapatkan permasalahan apapun pasti bisa di selesaikan dan pasti ada solusi,” katanya. (man)

Facebook Comments
Baca Juga  MI Al-Istiqomah Kendari Buka Pendaftaran Murid Baru 2025/2026 – Islamic Full Day School Terbaik

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru