Gempa M 4.8 Guncang Tenggara Sultra: Dirasakan di Konawe Kepulauan, Buton Utara, hingga Kendari

- Penulis

Jumat, 9 Mei 2025 - 22:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendari, Panjikendari.com – Wilayah tenggara Sulawesi Tenggara kembali diguncang gempa bumi tektonik pada Jumat malam, 9 Mei 2025. Gempa berkekuatan Magnitudo 4.8 ini terjadi pada pukul 21.14 WITA dan dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di lima kabupaten/kota, yakni Konawe Kepulauan, Buton Utara, Konawe, Konawe Selatan, dan Kendari.

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut pada koordinat 4.21 Lintang Selatan dan 123.30 Bujur Timur, atau tepatnya sekitar 13,7 km Tenggara Wawonii Timur, Kabupaten Konawe Kepulauan. Kedalaman gempa terpantau 7 km, tergolong dangkal.

“Gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Tolo yang berada di Tenggara Wawonii,” jelas Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rudin, S.T., M.Geo dalam keterangan resminya.

Dampak gempa terasa cukup luas. Di Konawe Kepulauan dan Buton Utara, guncangan dirasakan dengan intensitas IV MMI. Artinya, getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah, beberapa di luar rumah, dan dapat menyebabkan gerabah pecah, jendela berderik hingga dinding berbunyi.

Sementara itu, di Kendari, Konawe Selatan, dan Konawe, intensitas gempa berada pada skala III MMI. Guncangan terasa jelas di dalam rumah dan seolah-olah ada truk berat yang sedang melintas.

Hingga pukul 21.45 WITA, BMKG belum mencatat adanya gempa susulan.

BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Namun, warga tetap diimbau untuk waspada. Masyarakat diminta tidak panik dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi hoaks yang beredar di luar kanal resmi.

“Kami mengimbau masyarakat agar menjauh dari bangunan yang retak atau rusak akibat getaran, serta memastikan kondisi rumah cukup aman sebelum kembali ke dalam,” ujar Rudin.

Pemeriksaan bangunan penting dilakukan untuk menghindari risiko jika terjadi gempa susulan, meskipun hingga berita ini ditulis belum ada aktivitas lanjutan yang terdeteksi.

Baca Juga  Sekda: ASN Buton Harus Miliki Jiwa Enterpreneur

Untuk mendapatkan informasi resmi dan akurat terkait gempa dan potensi bencana lainnya, masyarakat diminta mengikuti kanal BMKG melalui website www.bmkg.go.id, media sosial @infoBMKG, serta aplikasi Infobmkg yang tersedia di Android dan iOS. (*)

Editor: Jumaddin

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Pertumbuhan Kripto Tinggi, Apakah Investor Indonesia Sudah Aman?
Lebih dari Sekadar Mal: ASHTA District 8 sebagai Destinasi Gaya Hidup Lengkap
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Senin, 26 Januari 2026 - 07:34 WITA

Pertumbuhan Kripto Tinggi, Apakah Investor Indonesia Sudah Aman?

Berita Terbaru