BERITA UTAMA

Geger Lagi, Ular Piton Sepanjang 7,8 Meter di Muna Telan Anak Sapi

Ular Piton di Desa Lakapodo
118

panjikendari.com – Warga Desa Lakapodo, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, digegerkan dengan penemuan ular piton, Jumat, 21 September 2018.

Hewan melata sepanjang 7,83 meter tersebut ditemukan oleh seorang warga bernama La Jasa di belakang rumahnya, tak jauh dari MTs Lakapodo, sekitar pukul 08.00 WITA pagi tadi.

Menurut warga sekitar, Muhammad Loy, ular ditemukan dalam kondisi tidak bisa bergerak lagi karena baru saja menelan seekor anak sapi.

Dengan begitu, warga dengan mudah membunuh ular tersebut, dan menyeretnya hingga ke halaman rumah.

“Dia tidak bisa mi goyang. Karena ada yang dia telan. Pas dibelah perutnya ternyata anak sapi. Dia telan anak sapi. Untuk dia tidak dapat orang,” kata Loy.

Ular Piton di Desa Lakapodo

Ular piton yang ditemukan di Desa Lakapodo, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, Jumat 21 September 2018.

Warga tidak mengetahui dan bisa memprediksi dari mana asal ular bermotif batik itu. Hanya saja, kata Loy, suasana lingkungan tempat penemuan ular terbilang dingin. Ditambah lagi ada empang di belakang rumah warga.

Beruntung, ular terlebih dahulu mendapati seekor anak sapi sebagai mangsanya. Jika tidak, entah apa yang akan terjadi.

Penemuan ular piton di Kabupaten Muna bukan saja kali ini. Tercatat sudah beberapa kali hewan berbahaya itu menggegerkan warga di sana.

Belum lama ini, sekitar sebulan lalu, ular jenis yang sama juga ditemukan menelan anak sapi di Desa Matarawa, tetangga Desa Lakapodo.

Sebelumnya, di Desa La Wele, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, seorang warga bernama Wa Tiba menjadi korban keganasan ular piton.

Wanita paruh baya tersebut ditelan ular piton sepanjang 7 meter saat ia hendak ke kebunnya malam hari.

Penulis: Hasmid
Editor  : Jumaddin Arif

Beri Komentar
Loading...

Terpopuler

Panji Kendari merupakan media online yang mengabarkan peristiwa terkini di jazirah Sulawesi Tenggara dengan mengedepankan potensi daerah, potensi wisata, dan kejadian-kejadian untuk para pembaca.

STATISTIK WEB

Facebook

To Top
error: Content is protected !!