panjikendari.com – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) Muh Endang SA meminta kepada Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas yang saat ini sedang mengikuti studi tour ke Malaysia untuk mengikuti standar operasional prosedur (SOP) pencegahan sebelum kembali ke tanah air.
Permintaan itu disampaikannya dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona yang saat ini menghawatirkan masyarakat dunia, tak terkecuali di Indonesia.
“Saya dengar katanya pak Wagub lagi ke luar negeri, ke Malaysia. Kalau itu benar maka kita minta pak Wagub untuk memberikan contoh memastikan diri sebelum kembali ke tanah air,” kata Endang kepada sejumlah wartawan di ruangannya, Rabu, 4 Maret 2020.
Bukan saja kepada Wagub Sultra, Endang mengharapkan agar upaya-upaya pencegahan juga perlu dilakukan kepada rombongannya.
Seperti diketahui, Wagub Lukman Abunawas masuk dalam rombongan studi tour mahasiswa magister pascasarjana hukum Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) di Malaysia.
Lukman Abunawas adalah salah satu mahasiswa Magister Hukum Unsultra bersama beberapa mahasiswa lainnya mengikuti Program Magister Hukum Unsultra Benchmarking International Learning Experience di Universiti Kebangsaan Malaysia.
Selain itu, ikut pula dalam kegiatan studi tour itu Rektor Unsultra Prof Andi Bahrun, Direktur Pascasarjana Unsultra Dr LM Bariun, dan Ketua serta Sekretaris Prodi Magister Hukum Unsultra.
Secara luas mengenai pencegahan virus Corona, Endang menjelaskan, Pemprov Sultra harus menyiapkan standar operasional prosedur (SOP), baik dalam pencegahan maupun saat ketika ada warga yang terjangkit.
“Misalnya, dirujuk kemana, siapa yang tanggung. Termasuk bagaimana alat deteksi dini. Itu harus siap dan berjalan,” ujarnya.
Ia meminta agar Gubernur Ali Mazi dan Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas tidak ‘tidur’ terkait virus Corona karena ini menyangkut keselamatan jiwa manusia.
Politikus Partai Demokrat ini mengaku, pihak dewan telah menginisiasi rapat bersama eksekutif tentang pembentukan tim terpadu pencegahan penyebaran virus Corona.
Namun hingga saat ini kata dia, belum ada tindak lanjut dari hasil rapat tersebut. “SK tim saja belum ada sampai sekarang. Padahal dalam rapat itu disepakati agar kita segera mengantisipasi kebutuhan masker. Apalagi saya dengar katanya masker di Kendari lagi kosong,” ucapnya.
Bukan hanya itu, Endang juga mengharapkan ada upaya Pemprov Sultra dan kabupaten/kota dalam memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang bagaimana perilaku hidup bersih.
Oleh karena itu lagi-lagi Endang mengatakan, Gubernur Ali Mazi dan Wagub Lukman Abunawas harus ditantang dalam mengantisipasi virus Corona.
“Kita butuh ketegasan, butuh leadership. Tidak boleh autopilot dalam penanganan Corona ini. Dan butuh contoh, karena saya dengar pak Wagub sedang di Malaysia. Saya meminta agar pak Wagub memeriksakan diri sebelum kembali ke Indonesia, apalagi sebelum masuk di Kota Kendari,” tutupnya. (jie)








