Bamsoet Tak Heran Elektabilitas Jokowi Masih Ungguli Prabowo

- Penulis

Minggu, 10 Februari 2019 - 20:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

i

panjikendari.com, Jakarta – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo tidak heran jika elektabilitas Presiden Joko Widodo masih jauh mengungguli rivalnya, Prabowo Subianto. Celebes Research Center merilis elektabilitas Joko Widodo 56,1 persen dan Prabowo Subianto 31,7 persen.

“Kinerja Presiden Joko Widodo selama empat tahun ini terbukti mendapat respon positif dari masyarakat. Namun demikian, Prabowo ternyata cukup tangguh mengejar. Pertarungan pada 17 April nanti akan sangat seru sekali. Semua berada di tangan rakyat mau memberikan kedaulatan kepada siapa, karena itu jangan Golput,” ujar Bamsoet saat menghadiri rilis survei nasional Celebes di Jakarta, Minggu, 10 Februari 2019.

Turut hadir menjadi narasumber antara lain, anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi Anggawira, Direktur Penggalangan Pemilih Muda TKN Jokowi-Maruf Amin Bahlil Lahadalia, Rektor Universitas Al Azhar Asep Saifuddin dan pengamat politik dari UIN Adi Prayitno.

Legislator Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan kebumen ini yakin, kedua kandidat baik Jokowi maupun Prabowo akan semakin gencar memanfaatkan sisa waktu yang hanya sekitar dua bulan lagi menuju pencoblosan. Semua hal masih bisa terjadi, elektabilitas masih bisa naik dan turun.

“Walaupun pertarungan sengit, tapi rasionalitas harus tetap dikedepankan. Hindari melakukan kampanye hitam seperti menghasut permusuhan, mempolitisasi agama, maupun menyebarkan hoax dan ujaran kebencian,” tutur Bamsoet.

Selain mengajak kedua kandidat mengedepankan sikap kenegarawanan, Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini tidak lupa mengajak para pendukung masing-masing kandidat untuk membuka hati dan pikiran. Kenali lebih jauh masing-masing capres, timbang dengan baik plus dan minus maupun track record keduanya.

“Jadilah pemilih yang cerdas karena memutuskan pilihan setelah melalui pertimbangan yang matang. Bukan karena pertimbangan emosi sesaat. Bijaksanalah mencari rekam jejak keduanya, bukan hanya dari group WA atau media sosial saja. Melainkan juga harus menggali dari sumber-sumber media massa yang sudah jelas kredibilitasnya,” urai Bamsoet.

Baca Juga  Najib Husain: Ada Konfigurasi Menarik Bacaleg DPR-RI PDI-P Dapil Sultra

Kepala Badan Bela Negara ini mengingatkan, usai 17 April, semua pihak juga harus bersatu kembali. Apapun hasil Pemilu harus diterima dengan bijaksana oleh kedua Capres maupun pendukungnya. Jika merasa ada kejanggalan, bisa diteruskan ke proses hukum. Bukan dengan melakukan agitas maupun propanda yang memancing konflik sosial.

“Usai 17 April, kita kembali bersama sebagai satu bangsa, satu negara. Yang menang jangan jumawa, yang kalah jangan tidak terima. Jika tidak melalui kepemimpinan nasional, masih banyak bentuk pengabdian yang bisa diberikan kepada bangsa dan negara. Menjadi warga negara yang baik, serta mendukung berbagai program kerja pemerintah juga merupakan bentuk bakti kepada Ibu Pertiwi,” pungkas Bamsoet. (nov/jie)

Facebook Comments

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Myanmar Berikan Apresiasi kepada Tim INASAR 
INASAR Laksanakan Operasi Gabungan dengan Tim USAR Singapura, Myanmar, Vietnam, dan Filipina
Tim INASAR Kembali Temukan Korban di Reruntuhan Perumahan PNS Myanmar
Pemerintah Indonesia Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Myanmar
Kolaborasi dengan Tim SAR Setempat, Tim INASAR Berhasil Temukan 3 Jasad Korban Gempa Myanmar di Reruntuhan
Tim INASAR Bertolak ke Lokasi Gempa Myanmar
GMNI Kendari Tantang DPRD Sultra: Makan Gratis atau Masa Depan Pendidikan?
Dorong Gizi Seimbang, DPR RI Sosialisasikan Program Makanan Bergizi Gratis di Kolaka Timur

Berita Terkait

Senin, 7 April 2025 - 12:46 WITA

Pemerintah Myanmar Berikan Apresiasi kepada Tim INASAR 

Jumat, 4 April 2025 - 23:42 WITA

INASAR Laksanakan Operasi Gabungan dengan Tim USAR Singapura, Myanmar, Vietnam, dan Filipina

Jumat, 4 April 2025 - 09:49 WITA

Tim INASAR Kembali Temukan Korban di Reruntuhan Perumahan PNS Myanmar

Kamis, 3 April 2025 - 20:51 WITA

Pemerintah Indonesia Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Myanmar

Kamis, 3 April 2025 - 16:06 WITA

Kolaborasi dengan Tim SAR Setempat, Tim INASAR Berhasil Temukan 3 Jasad Korban Gempa Myanmar di Reruntuhan

Berita Terbaru