Pemkot-Lapas Kendari Latih Napi Cara Bertani

- Penulis

Sabtu, 11 Juli 2020 - 20:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Instruktur dari Distanak Kota Kendari saat mendemonstrasikan cara membuat pupuk bokashi di hadapan warga binaan Lapas Kelas IIA Kendari.

i

Instruktur dari Distanak Kota Kendari saat mendemonstrasikan cara membuat pupuk bokashi di hadapan warga binaan Lapas Kelas IIA Kendari.

Panjikendari.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Kendari bersama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari bekerja sama melakukan pendampingan dan pelatihan cara bertani kepada para narapidana.

Kegiatan berlangsung dari tanggal 6-11 Juli 2020, diikuti warga binaan Lapas Kelas IIA Kendari yang mendapat pendampingan dari instruktur.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Kendari, Hj Siti Ganef, Sabtu, 11 Juli 2020, menyerahkan alat mesin pertanian (alsintan) pengolahan tanah jenis cultivator, dengan sistem pinjam pakai (brigade alsintan) dan bantuan benih sayuran serta pupuk organik (bokashi) kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tenggara, Sofyan.

Bantuan selanjutnya diserahkan kepada Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kendari Abdul Samad Dama sebagai bahan praktik selama pelatihan.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Kendari Hj. St. Ganef, mengatakan bahwa Distanak Kota Kendari sangat mendukung kegiatan di Lapas serta siap membantu dan terbuka untuk mendampingi warga binaan apabila dibutuhkan.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Kendari, Abdul Samad Dama berharap, sekalipun pelatihan selesai digelar namun pendampingan dari Distanak (penyuluh pertanian) tetap berkelanjutan.

Instruktur dalam pelatihan dan pendampingan tersebut berjumlah 5 orang, berasal dari unsur kelompok jabatan fungsional (KJF) Distanak Kota Kendari dan Penyuluh Pertanian BPP Kecamatan Baruga.

“Metode pembelajaran lebih banyak praktek dibandingkan tatap muka di kelas,” ujar salah seorang instruktur, Kadek Sumitra. (man)

Facebook Comments
Baca Juga  Menolak Direlokasi, Warga Pemilik Karamba di Bungkutoko dan Petoaha Mengadu ke DPRD Kendari

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel panjikendari.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut
Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe
Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air
MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital
Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep
Promo Januari 2026! Al-Munawwir Buka Kelas Berkuda & Panahan
Al-Munawwir Stable & Archery Reborn Gelar Pelatihan Dasar Berkuda di Kendari
Perjuangan Ojol Perempuan di Kolaka, Menghidupi Keluarga dari Jalanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WITA

BMKG: 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:00 WITA

Basarnas Kendari Turunkan Tim SAR Cari Dua Mahasiswa UHO yang Tersesat di Hutan Konawe

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:32 WITA

Belajar dari Malang, PDAM Kendari Percepat Digitalisasi dan Reformasi Tata Kelola Layanan Air

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:49 WITA

MI Al-Istiqomah Kendari Raih Akreditasi A, Perkuat Pendidikan Islam Berbasis Karakter dan Digital

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WITA

Basarnas Kendari Kirim Tim Bantu Pencarian Pesawat Hilang di Maros–Pangkep

Berita Terbaru